TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Andhika Ramadhani menjadi satu dari 10 pemain yang hengkang dari Persebaya Surabaya. Sang kiper mengungkap alasan kepergiannya.
Selain Andhika Ramadhani, pemain yang meninggalkan Persebaya Surabaya antara lain Oktafianus Fernando, Riyan Ardiansyah, Leo Lelis, Bruno Paraiba, Gustavo Fernandes, Milos Raickovic, Mihailo Perovic, Pedro Matos, dan Bruno Moreira.
Adapun Persebaya Surabaya telah mengumumkan kepergian Andhika Ramadhani, bersama dengan delapan nama lainnya, melalui instagram resmi mereka, Rabu (10/6/2026) siang WIB.
Sementara satu nama lainnya, Bruno Moreira, kepergian winger Brasil itu diumumkan secara terpisah pada Selasa (2/6/2026).
Baca juga: Persebaya Bongkar Total Skuad Musim Lalu, 10 Pemain Resmi Dilepas, Sang Kapten Termasuk
Baca juga: Update Pemain Keluar dari Persebaya, Sudah Ada 6 Nama Asing yang Fix, Gali Freitas Nyusul?
Persebaya bukan hanya tim profesional pertama yang dibelanya. Namun, di tempat ini pula Andhika dibesarkan.
Lahir dari tim kompetisi internal Persebaya, El Faza. Ia berhasil menembus tim senior setelah sebelumnya sukses membawa skuad muda Persebaya menjuarai EPA (Elite Pro Academy) Liga 1 U-20 pada tahun 2019.
"Persebaya rumah yang sudah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan karir saya dari tahun 2018 hingga 2026," kata Andhika Ramadhani.
"Banyak kenangan, pelajaran, perjuangan, dan kebahagiaan yang saya dapatkan bersama klub ini," tambahnya.
Persebaya disebut Andhika, tim yang membentuk karakternya lebih baik seperti saat ini lewat proses tidak mudah.
Musim ini, Andhika tampil sebanyak 11 pertandingan dengan Persebaya di Super League 2025/2026. 7 diantaranya berhasil clean sheet.
Andhika memang tidak mendapat banyak menit bermain di Persebaya, kalah dari kiper utama, Ernando Ari.
"Keputusan saya untuk berpisah karena saya ingin menimba ilmu, mencari pengalaman baru, dan berkembang lebih jauh di tempat dan rumah baru," terang Andhika.
"Ini adalah langkah untuk masa depan, untuk terus belajar dan menjadi versi terbaik dari diri saya," tambah kiper kelahiran 5 Januari 1999 itu.
Andhika menegaskan bahwa niatnya menempa ilmu di luar Persebaya Surabaya bukan untuk melupakan, namun untuk berproses lebih baik.
"Saya pergi bukan untuk melupakan, tetapi untuk kembali suatu hari nanti dengan versi diri yang lebih matang, lebih kuat, dan lebih siap memberikan yang terbaik," ucapnya secara tegas.
"Terimakasih untuk seluruh keluarga besar Persebaya, terutama Bonek dan Bonita atas cinta dan dukungan yang luar biasa selama ini kepada saya," pungkas Andhika.
Saat ini, belum dapat diketahui secara pasti kemana Andhika Ramadhani akan melanjutkan kariernya pasca hengkang dari Persebaya Surabaya.
Namun, beredar kabar sang kiper akan membela tim peserta kompetisi Super League 2026/2027 asal Jawa Timur, Persik Kediri.
(Khairul Amin/TribunJatimTimur.com)