BBM Naik, Pemilik Warung di Kota Bajawa Ngada Sudah Naikkan Harga, Pedagang Lain Pertimbangkan
Hilarius Ninu June 11, 2026 03:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Sejumlah rumah makan di Kota Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai menaikkan harga makanan sejak dua pekan terakhir.

Kenaikan harga tersebut terpantau di kawasan Food Corner Bajawa, salah satu pusat kuliner di Kota Bajawa, Kamis (11/6/2026). Beberapa menu makanan mengalami penyesuaian harga seiring meningkatnya biaya bahan baku.

“Saya perhatikan rata-rata naik sekitar Rp 5.000 per porsi. Kenaikan ini sudah terjadi sejak dua minggu lalu,” ujar salah seorang pengunjung, Rian.

Sementara itu, Ocin, pemilik salah satu warung makan di Terminal Kota Bajawa, mengaku masih mempertimbangkan untuk menaikkan harga makanan yang dijualnya.

Baca juga: Mama Kartini Minta Perhatian Pemerintah untuk Pedagang Pasar Alok

 

 

Pertimbangan tersebut muncul menyusul kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan berbagai bumbu dapur.

“Kami masih pikir-pikir untuk naikkan harga. Memang harga barang di pasar naik, terutama bumbu dapur, minyak goreng dan beras tetapi kami khawatir kalau harga makanan dinaikkan pembeli jadi berkurang,” ujar Ocin.

Meski demikian, Ocin mengatakan jumlah pelanggan yang datang ke warungnya masih relatif stabil dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan daya beli masyarakat.

“Kalau pengunjung masih stabil, sama seperti hari-hari sebelumnya,” katanya.

Kenaikan harga bahan pokok yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak pada pelaku usaha kuliner di Bajawa Ngada. Sebagian memilih menyesuaikan harga jual untuk menjaga keberlangsungan usaha, sementara yang lain masih berupaya bertahan dengan harga lama demi menjaga loyalitas pelanggan dan daya saing usaha.(Cha).

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.