150 Orang Diduga Jadi Korban Investasi Bodong, Lapor Polda Metro Berharap Pelaku Ditangkap
Rr Dewi Kartika H June 11, 2026 03:53 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sebanyak 150 orang diduga menjadi korban penipuan bermodus investasi jual beli buah dan sayur.

Para korban telah melapor ke Polda Metro Jaya sejak Oktober 2025 lalu. Mereka kini meminta polisi untuk mengusut dugaan investasi bodong tersebut.

Salah satu korban, Esa (45), mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta.

Ia mengatakan, kasus ini bermula saat seseorang berinisial DM menawarkan investasi perdagangan buah dan sayur dengan iming-iming bagi hasil 7,5 persen per bulan.

"Investasi berjalan sampai 36 bulan. Tapi pada Agustus 2025, pembayaran bagi hasil macet," kata Esa, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran korban, dana yang seharusnya digunakan untuk investasi diduga digelapkan oleh terlapor berinisial NRN.

Esa menjelaskan, NRN merupakan pelaksana perdagangan sekaligus rekan dari DM.

"Sudah delapan bulan sejak laporan, NRN belum diamankan. Kami para korban mendesak Polda Metro Jaya segera menangkap pelaku," ujar dia.

Korban lainnya, Teja (40), mengaku merugi Rp 91 juta. Ia berharap kepolisian segera memeriksa pelaku dan melakukan mediasi agar kerugian para korban dapat dikembalikan.

"Saya berharap setelah dilakukan penyelidikan maka ada mediasi yang dilakukan pihak Polri dan pelaku serta para korban untuk mengembalikan kerugian para korban," ungkap Teja.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.