TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Seorang kepala dusun (kadus) di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, menjadi korban pembacokan saat sedang menyemprot tanaman di ladang, Kamis (11/6/2026) pagi.
Korban bernama Sungkowo (58), Kepala Dusun 3 desa setempat.
Akibat serangan tersebut, korban sempat dilarikan ke rumah sakit.
Namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia karena mengalami luka serius di bagian kepala dan leher.
Kepala Desa Sangkanayu, Ali Nur Setiawan, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
"Kejadiannya hari ini, Kamis (11/6/2026), sekitar jam setengah 10 pagi," kata Ali kepada Tribunbanyumas.com.
Menurut Ali, saat kejadian korban tengah di ladang miliknya dengan menyemprot tanaman.
"Pak Kadus sedang nyemprot tanaman di kebun atau ladang," ujarnya.
Ali menjelaskan, lokasi kejadian berada di area kebun atau ladang di wilayah Desa Sangkanayu.
Baca juga: Modus Periksa Geng Motor, Pemuda di Banyumas Rampas 8 HP Milik Remaja
Terkait kronologi sebelum pembacokan terjadi, pihak desa belum mengetahui secara pasti apakah sempat terjadi cekcok atau perselisihan antara korban dan pelaku.
"Saya kurang paham kalau soal itu.
Belum tahu apakah sebelumnya ada cekcok atau tidak," katanya.
Pelaku terduga ODGJ diketahui merupakan warga setempat berusia sekitar 48 tahun.
Usai kejadian, pelaku telah ditangkap oleh aparat kepolisian dan dibawa ke Polres.
"Terduga pelaku sudah di Polres dan diamankan polisi.
Pelaku warga sini," ungkap Ali.
Ia menyebut pelaku diduga merupakan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ).
Meski demikian, pihak desa belum mengetahui secara pasti motif yang melatarbelakangi aksi pembacokan tersebut.
"Kalau pemicunya belum tahu.
Mungkin ada persoalan tertentu, tetapi saya tidak tahu pasti," ujarnya.
Ali juga mengaku tidak mengetahui siapa warga yang pertama kali menemukan korban setelah kejadian.
"Yang menemukan kemungkinan warga setempat, tetapi saya kurang paham siapa orang pertama yang melihat kejadian itu," katanya.
Korban mengalami luka di bagian kepala.
Selain itu terdapat luka di bagian leher.
"Di kepala. Di leher juga ada bekas luka," ucapnya.
Korban sempat mendapatkan pertolongan sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Siaga Medika Purbalingga untuk menjalani perawatan.
"Korban sempat dirawat dan dibawa ke Siaga Medika Purbalingga," kata Ali.
Motif pembacokan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Sementara itu Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Siswanto membenarkan kejadian tersebut.
"Betul ada peristiwanya dan terduga pelaku sudah diamankan, dan sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya. (jti)