Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Pimpin Rapat Persiapan Penjemputan Peserta Penas Tani Nelayan 2026
Aldi Ponge June 11, 2026 05:47 PM

TRIBUNGORONTALO.COM - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memimpin rapat persiapan penjemputan peserta penas petani nelayan 2026 pada Kamis (11/06/2026)

Rapat dipimpin Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail membahas tentang penambangan penerbangan jalur udara dan laut

Sejumlah rute kapal dan pesawat dilaporkan mengubah jadwal keberangkatan dan menambah penerbangan dari dan ke Gorontalo demi untuk menyukseskan Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan ke-XVII pada 20 – 25 Juni 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Sagita Wartabone mengatakan, sudah ada beberapa kontingen di pulau Kalimantan yang mengkonfirmasi kedatangannya ke PENAS. Kalimantan Utara mengirim 85 orang dengan menumpang kapal Sabuk Nusantara 97.

“Dari Kaltara rencananya tiba 19 Juni 2026 dengan tol laut Sabuk Nusantara 97. Saat kembali ke kampung halaman tanggal 26 Juni harusnya tidak ada kapal yang berangkat. Atas bantuan dari Kementrian Perhubungan kapal Sabuk Nunsantara 116 yang harusnya terjadwal tanggal 23 Juni diundur hingga tanggal 26 Juni,” Kata Sagita.

TRIBUN PODCAST -- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail hadir dalam program siniar Tribun Podcast, Rabu malam (22/4/2026). Program ini dipandu oleh Content Manager, Aldi Ponge.
TRIBUN PODCAST -- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail hadir dalam program siniar Tribun Podcast, Rabu malam (22/4/2026). Program ini dipandu oleh Content Manager, Aldi Ponge.  (TribunGorontalo.com)

Maskapai udara juga dilaporkan menambah penerbangan ke Gorontalo dua hari jelang acara pembukaan PENAS. Setidaknya ada enam penerbangan tambahan yang akan mengudara yakni pesawat Garuda Indonesia, Lion Air dan Batik.

“Tanggal 18 dan 19 Juni penerbangan ke Gorontalo penuh. Bapak Gubernur Gusnar Ismail bermohon ke Kementrian Perhubungan untuk menambah penerbangan. Disetujui itu sehingga diberi enam extra flight. Garuda Indonesia, Batik dan Lion Air menambah penerbangan rinciannya tiga penerbangan dari Jakarta dan tiga penerbangan dari Makassar,” Lanjutnya.

Bandara Djalaluddin Tantu juga dilaporkan sudah siap menerima kedatangan tamu dari berbagai daerah. Pengelola siap membuka layanan 24 jam jika dibutuhkan.

Tamu VVIP Presiden atau Wakil Presiden disiapkan tempat di bandara lama. Kepala daerah disiapkan di ruang tunggu VIP lantai 2 sementara tamu lainnya menyesuaikan di terminal kedatangan umum. (***/Pemprov)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.