WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dalam rangka mendukung kelancaran penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah pengaturan lalu lintas dan rekayasa arus kendaraan di sekitar kawasan JIEXPO Kemayoran.
Event tahunan tersebut berlangsung mulai Kamis (11/6/2026) hingga Minggu (12/7/2026) dan diperkirakan akan menarik lonjakan pengunjung setiap harinya.
Antisipasi dilakukan guna meminimalkan kepadatan kendaraan yang berpotensi terjadi di sejumlah ruas jalan menuju lokasi pameran.
Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, langkah ini juga ditujukan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang hendak menghadiri Jakarta Fair.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di sekitar kawasan Kemayoran selama pelaksanaan Jakarta Fair.
"Jakarta Fair Kemayoran merupakan salah satu agenda tahunan yang selalu menarik minat masyarakat dalam jumlah besar. Karena itu, kami telah menyiapkan pengaturan lalu lintas, kantong-kantong parkir, serta rute alternatif guna mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan transportasi umum yang tersedia," ujar Budi, Kamis (11/6/2026).
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, tersedia enam lokasi kantong parkir di sekitar kawasan JIEXPO Kemayoran, yaitu di Blok B-7, Blok B-14, Blok C-3, Blok C-4, MGK Mall dan di dalam kawasan JIEXPO Kemayoran, dengan total kapasitas 4.967 kendaraan roda empat dan 5.650 kendaraan roda dua.
Baca juga: KAI Hadirkan Wajah Baru KA Cikuray, Dukung Mobilitas dan UMKM
Pengunjung diimbau menggunakan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan dan tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan.
Selain itu, guna memudahkan mobilitas pengunjung, Dinas Perhubungan mengimbau masyarakat memanfaatkan transportasi umum menuju Jakarta Fair Kemayoran 2026.
Berbagai layanan telah disiapkan dan terintegrasi menuju kawasan JIEXPO Kemayoran, mulai dari Commuter Line melalui Stasiun Pasar Senen, Rajawali, dan Kemayoran, hingga layanan Transjakarta dan Mikrotrans dari berbagai titik seperti Blok M, Pulo Gadung, Kampung Rambutan, Cililitan, Manggarai, Rawamangun, Ancol, Pluit, PIK, serta layanan penghubung dari Bekasi, Tangerang, Bogor, dan Bandara Soekarno-Hatta.
Layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat antara lain Koridor 14 (Senen–JIS) yang beroperasi pukul 05.00–23.59 WIB, Mikrotrans JAK24 dan JAK33 yang beroperasi pukul 05.00–22.00 WIB, rute Transjakarta 1W yang beroperasi pukul 05.00–22.00 WIB, Koridor 2, 4, 7, dan 9 yang melayani pelanggan hingga 24 jam, serta layanan khusus Jakarta Fair melalui rute PRJ2 dan PRJ3 yang beroperasi pada hari kerja pukul 14.00–23.00 WIB dan akhir pekan pukul 09.00–23.00 WIB.
Selain itu tersedia pula layanan pengumpan dari kawasan penyangga seperti P11 (Bogor), B25 (Bekasi), T11 (Tangerang dan PIK), serta SH2 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju jaringan Transjakarta.
Rekayasa Lalu Lintas
Sementara itu, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan, pengguna jalan dapat menggunakan rute alternatif sebagai berikut:
a. Lalu lintas dari Jalan Gunung Sahari menuju Tanjung Priok dapat melalui Jalan Angkasa – Jalan HBR Motik – Jalan Danau Sunter Barat – Jalan Sunter Permai/Jalan Danau Sunter Utara, atau melalui Jalan Gunung Sahari – Jalan R.E. Martadinata dan seterusnya;
b. Lalu lintas dari arah Tanjung Priok menuju Jalan Gunung Sahari (Senen/Monas) dapat melalui Jalan R.E. Martadinata – Jalan Gunung Sahari dan seterusnya.
Budi menjelaskan, petugas Dinas Perhubungan akan bersiaga bersama unsur Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang terpasang, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. Dengan kerja sama seluruh pihak, kami berharap pelaksanaan Jakarta Fair Kemayoran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," kata Budi.
Dinas Perhubungan mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan di sekitar kawasan Kemayoran pada jam puncak kunjungan dan menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas yang berlaku. (m27)