BOLASPORT.COM - Tunggal putra pemilik gelar All England Open 2026, Lin Chun-Yi, semakin tenggelam dalam rentetan kekalahan setelah tersingkir di babak kedua Australian Open 2026.
Martabat Lin Chun-Yi yang tahun ini sempat mengejutkan jagat bulu tangkis dengan gelar All England malah semakin luntur.
Tunggal putra asal Taiwan ini sekali lagi terjebak dalam kubangan early exit.
Misi Lin untuk menjemput gelar terbaru di Australia Open 2026 gagal total.
Ia kembali dibuat gigit jari dengan angkat koper lebih awal setelah kandas di babak kedua, Kamis (11/6/2026) di Quaycentre, Australia.
Status unggulan dua yang melabeli pemain bertangan kidal ini seakan tidak ada artinya.
Lin Chun-Yi kembali ditumbangkan pemain underdog lagi setelah kekalahannya dari Jason Gunawan asal Hong Kong.
Petaka Lin sudah tercium sejak awal pertandingan.
Kompatriot Chou Tien Chen ini gagal menemukan ritme permainan sendiri.
Ia justru disetir oleh Gunawan.
Gunawan, yang namanya familiar ini memang tak asing di telinga publik Tanah Air.
Ia adalah pemain keturunan Indonesia, di mana ayahnya adalah asli orang Indonesia.
Pertarungan Lin melawan Gunawan di laga hari ini begitu jomplang.
Tidak ada laga ketat yang membuat duel mereka terasa kurang greget untuk sekelas pemain bertitel Juara All England.
Lin Chun-Yi semakin tidak berkutik saat memasuki gim kedua.
Entah apa yang terjadi padanya, apakah kesulitan beradaptasi atau ada sesuatu yang mengganjal, tetapi Lin benar-benar dirujak Gunawan.
Tunggal putra yang sempat nangkring di ranking 8 dunia ini tertinggal sampai 7-15.
Kesempatan mengejar dan membalikkan situasi semakin sulit.
Lin Chun-Yi akhirnya tumbang dari Jason Gunawan dengan skor 14-21, 11-21.
Kekalahan ini menambah panjang deretan early exit Lin.
Sebelumnya ia malah sering langsung kalah di babak pertama pada tiga turnamen beruntun sejak dimahkotai sebagai kampiun All England.
Ia kalah di babak 32 besar Kejuaraan Asia, Singapore Open, dan Indonesia Open 2026.