H-3 Lawan Brasil, Timnas Maroko Ketiban Sial di Piala Dunia 2026
Zulfikar Pamungkas June 11, 2026 07:33 PM

ANGELA WEISS/AFP
WInger Timnas Maroko, Abde Ezzalzouli (kanan), harus dicoret dari skuad jelang Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM - Timnas Maroko ketiban sial di Piala Dunia 2026 hanya tiga hari sebelum duelnya melawan Timnas Brasil.

Di Piala Dunia 2026, Tim nasional berjulukan Singa Atlas itu tergabung di Grup C bersama Selecao, Haiti, dan Skotlandia.

Melihat komposisi di Grup C tersebut, banyak yang meyakini Timnas Maroko dan Timnas Brasil akan lolos fase grup dengan mudah.

Berstatus jagoan di grupnya, kedua tim harus saling tikam lebih dulu saat memainkan laga perdana Grup C.

Di atas kertas, Brasil akan lebih diunggulkan karena materi pemain yang dimilikinya dan kehadiran pelatih sekaliber Carlo Ancelotti.

Tetapi Maroko datang ke Amerika Utara bukan tanpa pamor. Achraf Hakimi dkk mempunyai status mentereng sebelum berlaga di event empat tahunan tersebut.

Tim besutan Mohamed Ouahbi itu datang dengan status sebagai semifinalis Piala Dunia 2022 dan pemegang rekor 19 kemenangan beruntun di level internasional.

Tak mengherankan jika Maroko diprediksi bisa menyulitkan Brasil saat keduanya memainkan laga perdana Grup C Piala Dunia 2026.

Sayangnya tim asal Afrika Utara itu mendapat nasib sial jelang bertemu Tim Samba di laga pembuka Grup C.

Dilansir BolaSport.com dari RMC Sport, Maroko harus kehilangan dua pemain pilarnya, yakni Nayef Aguerd dan Abde Ezzalzouli.

Keduanya merupakan pemain utama Singa Atlas yang punya nama besar karena tampil bersama klub kenamaan Eropa.

Aguerd merupakan bek tengah yang kini bermain bagi Olympique Marseille, sedangkan Ezzalzouli adalah winger andalan Real Betis.

Kebetulan keduanya juga menjadi pilar Maroko saat mencetak sejarah menembus semifinal Piala Dunia 2022.

Sayangnya keduanya harus dicoret dari skuad hanya tiga hari (H-3) sebelum laga perdana kontra Brasil karena cedera.

Aguerd mengalami cedera sepanjang musim 2025-2026 dan memaksanya operasi pada Maret lalu agar bisa bertarung di Piala Dunia 2026.

Sayangnya kondisi fisiknya jauh dari kata fit sehingga staf kepelatihan Maroko merasa tak bisa memainkannya di turnamen ini.

Nasib lebih miris diterima Ezzalzouli yang harus dicoret karena mendapat cedera di bagian lutut di laga uji coba terakhir melawan Norwegia, Senin (8/6/2026) WIB.

Cedera tersebut membuat winger berusia 24 tahun itu harus menepi selama 2-3 pekan, sehingga Maroko memutuskan mencoretnya dari skuad.

Cedera yang didapat Aguerd dan Ezzalzouli ini memaksa Maroko mengganti keduanya dengan pemain cadangan yang ada dalam daftar pre-eliminary skuad.

Dua pemain yang akan menggantikan Aguerd dan Ezzalzouli adalah Marwane Saadane (Al Fateh/Arab Saudi) dan Amine Sbai (Angers/Prancis).

Secara kualitas, keduanya dianggap belum cukup menyamai Aguerd dan Ezzalzouli yang sudah malang melintang di level teratas.

Kondisi ini membuat Maroko diprediksi akan kesulitan mengulangi kesuksesannya di Piala Dunia 2022 yang berhasil menembus semifinal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.