- Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad membantah terlibat kasus dugaan suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Raffi mengatakan dirinya hanya diajak foto bersama di depan toko Blueray dan tidak pernah menerima kiriman laptop maupun iPhone 17 dari pihak yang bersangkutan.
"Saya tidak ada nomor telepon yang mereka. Tidak pernah terima kiriman apa pun. Namanya pun enggak ingat. Memesan pun, maksudnya memesan pun secara transaksional pun nggak. Hanya sebatas basa-basi. Saya enggak ada komunikasi sama mereka, cuma saya bingung kok dibilang saya ada komunikasi sama mereka," kata Raffi pada Kamis (11/6).
(