Gubernur YSK Lantik 134 Pejabat Pemprov Sulut, Akademisi Unsrat: Ini Jadi Sinyal Perubahan Birokrasi
Rizali Posumah June 11, 2026 08:39 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (purn) Yulius Selvanus (YSK), melantik dan mengambil sumpah/janji 134 pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Sulut, Kamis (11/6/2026).

Pelantikan yang digelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut itu turut disertai penegasan YSK bahwa sistem karier ASN ke depan akan berbasis prestasi dan kinerja.

Menanggapi hal tersebut, Akademisi Unsrat Manado, Josef Kairupan, menilai langkah Gubernur Sulut bukan sekadar agenda seremonial pergantian jabatan.

“Pelantikan ini bukan sekadar ritual ganti jabatan, tapi sebuah pernyataan politik dan manajerial yang kuat,” ujar Josef saat dihubungi via WhatsApp, Kamis malam.

Menurutnya, pernyataan YSK soal promosi jabatan berdasarkan prestasi menjadi sinyal runtuhnya budaya “titipan” atau kedekatan politis dalam birokrasi.

“Ketika prestasi dan kinerja dijadikan indikator tunggal, ASN mendapatkan kepastian hukum dan keadilan karier. Ini memicu iklim kompetisi yang sehat di internal birokrasi,” katanya.

Josef menjelaskan, pejabat Eselon III sebagai administrator dan Eselon IV sebagai pengawas merupakan motor penggerak teknis pemerintahan di lapangan.

“Merekalah yang mengeksekusi anggaran dan program kerja. Dengan penyatuan visi-misi kepada 134 pejabat ini, pemerintahan diproyeksikan berjalan lebih cepat, taktis, dan minim hambatan birokrasi,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pernyataan Gubernur terkait peluang pengisian jabatan Eselon II yang masih kosong di lingkungan Pemprov Sulut.

Menurut Josef, hal tersebut menjadi tantangan terbuka bagi pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan kemampuan dan kinerja terbaik.

“Pengisian jabatan Eselon II kemungkinan besar akan menjadi hadiah promosi bagi pejabat Eselon III yang mampu membuktikan kinerja terbaiknya. Ini strategi manajemen SDM yang cerdas untuk memacu produktivitas,” ungkapnya.

Josef menambahkan, pelantikan tersebut menjadi langkah percepatan sekaligus pembersihan jalur birokrasi di Pemprov Sulut.

“Gubernur tampaknya ingin memastikan kabinet kerja diisi oleh teknokrat yang siap bekerja dengan target, bukan sekadar pejabat yang nyaman di zona aman,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling dalam acara pelantikan  memberikan "warning" keras sekaligus motivasi bagi para pejabat yang baru dilantik.

​Ia menegaskan, ke depan tidak ada lagi istilah "titik aman". Sistem karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Nyiur Melambaikan bakal diterapkan secara adil dan berbasis prestasi.

Kalau ingin maju dalam karier, berprestasilah. Prestasi akan membawa penghargaan dan penghormatan.

Saya ingin sistem yang berjalan di pemerintahan ini berkeadilan," tegas Yulius Selvanus dengan nada meyakinkan.

​Yulius menambahkan, jabatan yang diemban saat ini bukanlah akhir dari segalanya.

Dirinya bakal memelototi langsung kinerja para pejabat ini selama setengah tahun ke depan.

​"Enam bulan ke depan akan kita godok kembali. Kita akan melihat apakah saudara-saudara sudah layak untuk naik ke jenjang berikutnya, termasuk mengisi jabatan eselon II yang saat ini masih kosong," ujarnya lagi.

Selain kekosongan jabatan, Yulius juga membeberkan fakta bahwa dalam beberapa bulan ke depan, gelombang pensiun akan melanda para pejabat senior di Pemprov Sulut.

​Melihat situasi tersebut, ia langsung menantang para pejabat Eselon III dan IV yang baru dilantik untuk unjuk gigi dan bersiap naik kelas.

​"Banyak pejabat yang akan pensiun. Pertanyaannya, siapkah kalian menggantikan mereka? Tunjukkan melalui kerja nyata, bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab," tantangnya.

​Di sisi lain, Gubernur pilihan rakyat ini juga berpesan agar seluruh ASN tidak gampang goyah dengan berbagai isu miring yang beredar di luar.

​Ia meminta jajarannya fokus bekerja dan menutup telinga dari informasi hoaks yang bisa merusak konsentrasi pelayanan publik.
​Di akhir sambutan, Yulius menggarisbawahi bahwa roh dari seorang ASN adalah pelayan masyarakat.

​"Saya ingin di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ini kita menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dengan sebaik-baiknya, bekerja sungguh-sungguh, dan benar-benar hadir untuk melayani masyarakat," pungkasnya disambut tepuk tangan para hadirin. (Pet)

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.