TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Wonosobo kini memasuki tahap pemenuhan kuota setelah proses pendaftaran dan daftar ulang selesai dilaksanakan.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Wonosobo mencatat hingga Kamis (11/6/2026), sebanyak 9.305 siswa SD dan 7.227 siswa SMP telah diterima di sekolah negeri.
Kepala Seksi Data dan Informasi Disdikpora Wonosobo, Heru Widodo, mengatakan saat ini Disdikpora tengah melaksanakan tahap pemenuhan kuota yang berlangsung pada 11 hingga 13 Juni 2026.
Tahapan tersebut dilakukan untuk mengisi kursi yang masih tersedia di sejumlah sekolah negeri setelah proses pendaftaran reguler dan daftar ulang selesai dilaksanakan.
"Saat ini masih proses tahap pemenuhan kuota yang dilaksanakan tanggal 11 sampai 13 Juni 2026," kata Heru kepada Tribunjateng.com, Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan data Disdikpora, daya tampung SPMB jenjang SD tahun ini mencapai 14.533 kursi yang tersebar di 443 SD negeri di Kabupaten Wonosobo.
Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 9.604 siswa telah mendaftar dan 9.305 siswa telah diterima.
Sementara itu, pada jenjang SMP tersedia 8.723 kursi yang tersebar di 72 SMP negeri.
Jumlah pendaftar SMP mencapai 7.549 siswa, sedangkan peserta didik yang telah diterima sebanyak 7.227 siswa.
Heru menjelaskan seluruh tahapan pendaftaran reguler SMP yang berlangsung pada 2 hingga 5 Juni 2026 telah selesai dilaksanakan.
Selanjutnya peserta didik yang dinyatakan lolos telah melakukan daftar ulang pada 6 hingga 9 Juni 2026.
Baca juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pengguna Pertamax di Cilacap Beralih ke Pertalite
Saat ini sekolah-sekolah negeri yang masih memiliki sisa kursi tengah melaksanakan tahap pemenuhan kuota sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Disdikpora berharap tahapan tersebut dapat mengoptimalkan daya tampung sekolah sekaligus memberikan kesempatan bagi calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah.
Meski tahap pemenuhan kuota akan berakhir pada 13 Juni mendatang, kesempatan masyarakat untuk mengakses pendidikan di sekolah negeri masih terbuka.
Heru mengatakan seluruh anak yang belum mendapatkan sekolah tetap dapat mendaftar ke SD maupun SMP negeri yang masih memiliki sisa kuota mulai pekan depan hingga awal Juli 2026.
Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah bertambahnya jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Wonosobo.
Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari optimalisasi layanan pendidikan bagi masyarakat.
"Setelah tahap pemenuhan kuota, semua anak masih bisa mendaftar ke SD atau SMP yang masih terdapat sisa kuota mulai minggu depan sampai awal Juli 2026," ujarnya.
Menurut Heru, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak, baik melalui tahapan reguler maupun pemenuhan kuota.
Disdikpora juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan penerimaan peserta didik baru di seluruh satuan pendidikan negeri di Kabupaten Wonosobo.
Setelah seluruh tahapan SPMB selesai dilaksanakan, hasil penerimaan peserta didik baru akan diintegrasikan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Integrasi data tersebut akan dilakukan melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh data peserta didik yang diterima melalui SPMB tercatat secara akurat dalam sistem pendidikan nasional.
Dengan masih dibukanya kesempatan pendaftaran hingga awal Juli mendatang, Disdikpora berharap tidak ada anak usia sekolah di Kabupaten Wonosobo yang kehilangan akses pendidikan akibat belum mendapatkan sekolah pada tahapan reguler SPMB. (ima)