TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Ahmad Dhafir kembali dipercaya memimpin DPC PKB Bondowoso untuk periode 2026–2031. Penetapan tersebut diumumkan secara virtual, Kamis (11/6/2026) bersamaan dengan pengumuman ketua DPC PKB kabupaten/kota lain di Jawa Timur.
Dengan keputusan tersebut, Dhafir mencatatkan diri sebagai Ketua DPC PKB Bondowoso selama lima periode.
Kepada TribunJatimTimur.com, Dhafir mengatakan mandat dari DPP bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab untuk mengelola dan memperkuat organisasi partai.
“Artinya sebenarnya saya diberi tugas untuk ngurus partai, bukan pemilih partai. Namanya pengurus itu kan ngurus partai,” ujarnya.
Baca juga: Eks Anggota DPRD PKB Bondowoso Muhammad Shoheb Gabung Golkar, Ini Alasannya
Menurut Dhafir, kepemimpinan partai tidak seharusnya dipahami sebagai peran individu yang menentukan seluruh arah organisasi. Ketua partai, menurut dia, lebih berfungsi sebagai koordinator yang menggerakkan seluruh potensi kader.
Dalam periode kepengurusan berikutnya, regenerasi menjadi salah satu agenda utama. PKB Bondowoso disebut akan membuka ruang lebih besar bagi kader muda serta kader perempuan agar memiliki kesempatan berkembang sebagai calon pemimpin di masa depan.
Baca juga: Ahmad Dhafir Kembali Jadi Ketua DPRD Bondowoso, 32 Tahun Jadi Legislator
Dhafir menilai proses tersebut harus dimulai melalui kaderisasi dan penguatan pemahaman terhadap aturan internal partai.
“Tentu kan harus diawali bagaimana mengikuti kaderisasi, pemahaman tentang AD/ART, garis-garis besar perjuangan partai,” jelasnya.
Selain regenerasi, evaluasi kepengurusan juga menjadi perhatian. Dhafir mengisyaratkan akan ada penyempurnaan struktur organisasi dengan mempertimbangkan tingkat keaktifan dan kemampuan kader dalam mengikuti ritme kerja partai.
Secara pribadi, ia mengaku akan mengusulkan Tohari untuk mengisi posisi Sekretaris DPC PKB.
“Ya tentu ada penyempurnaan-penyempurnaan. Kader yang kemungkinan tidak aktif, kader yang kemungkinan tidak bisa diajak lari. Kemudian kita tempatkan di tempat lain yang mungkin lebih ringan,” katanya.
Baca juga: Empat Pimpinan DPRD Bondowoso Ditetapkan, Ahmad Dhafir Kembali Jadi Ketua
Dhafir menambahkan, penetapan dirinya sebagai ketua definitif merupakan kewenangan DPP yang dijalankan sesuai mekanisme AD/ART partai.
Di luar agenda konsolidasi internal, target politik yang ingin dicapai adalah mengembalikan kekuatan PKB di Bondowoso seperti capaian pada 2004, ketika partai tersebut meraih 23 kursi.
Saat ini, menurutnya, PKB masih berada di angka 16 kursi.
“Kalau PKB hari ini masih 16 kursi berarti kursi PKB dipinjam tetangga,” tambahnya.