Sempat Terganggu Proyek Galian, Warga Condet Kini Petik Manfaat Air PAM Jaya
Dodi Hasanuddin June 12, 2026 12:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pekerjaan pemasangan jaringan pipa air minum yang sempat memicu kemacetan, penyempitan jalan, hingga debu di sejumlah titik kawasan Condet, Jakarta Timur, kini mulai menunjukkan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Setelah jaringan perpipaan beroperasi, sejumlah warga mengaku memperoleh akses air yang lebih jernih, praktis, dan ekonomis dibandingkan sumber air yang selama ini mereka gunakan.

Perubahan tersebut dirasakan Darkat, warga Condet yang kini telah menggunakan layanan air minum perpipaan.

Baca juga: Ramai Isu Kenaikan Tarif Air Diam-diam, Ini Penjelasan PAM Jaya

Menurutnya, kualitas air yang diterima jauh berbeda dibandingkan air sumur yang selama bertahun-tahun menjadi andalan warga di lingkungannya.

"Air PAM sekarang cukup bagus, jernih dan saya merasa puas. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning. Dari sisi pengeluaran juga terasa lebih hemat,” ucapnya

Dia mengatakan, sebelumnya kebutuhan pokok seperti listrik dan air bisa sampai sekitar Rp 600.000 per bulan, sekarang sekitar Rp 400.000-Rp 450.000.

“Jadi saya berterima kasih kepada PAM Jaya karena sudah masuk ke lingkungan kami," ujarnya.

Baca juga: PLN Pastikan Pasokan Listrik Tetap Lancar Saat Pemeliharaan Gardu Listrik PAM Jaya

Cerita serupa datang dari Siti Nur, yang mengaku layanan air perpipaan yang kini mengalir ke rumahnya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa kendala berarti.

Menurutnya, selain kualitas air yang baik, biaya penggunaan juga relatif terjangkau bagi rumah tangga.

"Air PAM bagus, bening, jernih untuk sehari-hari, terus tidak ada gangguan juga selama ini. Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp 50.000 sebulan," ungkapnya.

Sementara itu, Nara merasakan manfaat yang lebih dekat dengan aktivitas harian. 
Dia mengaku kualitas air yang lebih baik memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan keluarga.

"Sekarang mandi terasa lebih segar, cucian jadi lebih bersih, dan kulit juga terasa lebih baik," tuturnya.

Baca juga: PAM Jaya Siaga Hadapi Potensi Gangguan Air di 45 Kelurahan Akibat Pemeliharaan PLN, Ini Lokasinya

Masuknya layanan air minum perpipaan ke kawasan Condet merupakan bagian dari pengembangan jaringan yang dilakukan PAM Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan air minum perpipaan bagi masyarakat ibu kota.

Dalam beberapa waktu terakhir, pembangunan jaringan perpipaan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Jakarta.

Proses pekerjaan tersebut memang sempat menimbulkan dampak sementara bagi aktivitas masyarakat, mulai dari kepadatan lalu lintas hingga penyempitan ruas jalan di lokasi proyek.

Namun, pembangunan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta sekaligus mendukung target layanan yang lebih merata pada tahun 2029.

Baca juga: Rano Karno Sebut Pipa PAM Jaya Berusia 100 Tahun Bikin Jakarta Rawan Jalan Ambles

Selain menyediakan akses air yang lebih aman dan berkualitas, perluasan jaringan perpipaan juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan air tanah.

Langkah tersebut dinilai penting karena eksploitasi air tanah yang terus berlangsung selama bertahun-tahun menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penurunan muka tanah di sejumlah wilayah Jakarta.

Bagi warga Condet, manfaat program tersebut kini tidak lagi sebatas rencana. Setelah melewati proses pembangunan yang cukup panjang, mereka mulai merasakan perubahan nyata, mulai dari kualitas air yang lebih baik hingga pengeluaran rumah tangga yang lebih ringan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.