Batam (ANTARA) - Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memberikan layanan optimal bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui iSTEMI di instalasi gawat darurat (IGD).

Direktur RSBP Batam dr Tanto Budiarto di Batam, Kamis mengatakan iSTEMI merupakan layanan penanganan kegawatdaruratan jantung dan pembuluh darah (serangan jantung) yang ditanggung oleh program JKN.

“Ketika terdapat laporan pasien dengan dugaan serangan jantung akut, tim kami akan segera bergerak melakukan asesmen dan tindakan sesuai indikasi medis, termasuk membawa pasien ke Cath Lab apabila diperlukan,” kata dia.

Ia menambahkan RSBP Batam telah memiliki fasilitas lengkap serta tenaga medis yang selalu siaga untuk menangani kasus-kasus kegawatdaruratan tersebut.

Dokter spesialis, perawat, hingga tenaga pendukung keperawatan diwajibkan hadir dalam waktu yang telah ditentukan ketika menerima panggilan penanganan pasien darurat.

“Jika ditemukan adanya sumbatan pembuluh darah yang membahayakan maka tindakan pemasangan ring jantung dapat segera dilakukan,” ujar dia.

RSBP Batam juga memastikan seluruh layanan penunjang tetap beroperasi selama 24 jam untuk mendukung penanganan pasien JKN yang membutuhkan pelayanan segera.

“Semua pelayanan rumah sakit kami berjalan 24 jam. Jadi bukan hanya IGD, tetapi dokter, perawat, laboratorium, radiologi, hingga apotek juga siap melayani pasien kapan saja dibutuhkan,” katanya.

Dengan dukungan fasilitas lengkap dan sistem respons cepat tersebut, RSBP Batam berupaya memastikan peserta JKN yang mengalami kondisi darurat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan medis, sehingga peluang keselamatan pasien dapat lebih optimal.