BOLASPORT.COM - Belum apa-apa, awalan Piala Dunia 2026 langsung diselimuti kontroversi yang menyebabkan tiga kartu merah.
Pertandingan inaugurasi Piala Dunia 2026 telah rampung digelar di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis (11/6/2026) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
Timnas Meksiko selaku tuan rumah membuka turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Timnas Afrika Selatan.
Selepas laga, bukan cuma sosok Julian Quinones - si pencetak gol perdana Piala Dunia 2026 - yang menjadi pusat perhatian.
Nama wasit Wilton Sampaio banyak disebut sebagai aktor utama dalam pertandingan itu karena mengeluarkan tiga kartu merah sekaligus.
'Hattrick' berupa tiga pengusiran hanya dalam satu partai ini sudah mendekati total kartu merah yang lahir sepanjang pergelaran Piala Dunia 2022!
Di Qatar empat tahun lalu, hanya empat pemain yang menerima sanksi terberat.
Mereka ialah Wayne Hennessey (Wales), Vincent Aboubakar (Kamerun), Denzel Dumfries (Belanda), dan Walid Cheddira (Maroko).
Di antara mereka, itu pun hanya Hennessey yang divonis kartu merah langsung. Selebihnya adalah leburan dari dua kartu kuning.
Bukan tak mungkin kejuaraan akbar di Amerika Utara memecahkan rekor sebagai Piala Dunia paling brutal sepanjang sejarah, jika ukurannya jumlah kartu merah.
Secara resmi, penggunaan kartu merah dan kuning di Piala Dunia baru diperkenalkan FIFA pada edisi 1970, yang juga digelar di Meksiko.
Hal menarik, tidak ada satu pun pemain yang mendapatkan kartu merah pada waktu itu.
Adapun rekor pengusiran terbanyak dalam satu edisi penyelenggaraan tercatat pada Piala Dunia 2006 yang melahirkan 28 kartu merah.
Melihat tendensi di partai Meksiko vs Afsel saja, tidak mustahil rekor dua dekade silam itu pecah tahun ini.
Format kejuaraan dengan penambahan jumlah pertandingan hingga 62,5 persen semakin meningkatkan probabilitas tersebut.
Di balik lahirnya tiga kartu merah di Azteca, keputusan wasit Sampaio ikut dipertanyakan.
Secara beruntun, dia mengusir keluar dua pemain Timnas Afrika Selatan, Yaya Sithole (49') dan Themba Zwane (84'), yang disusul bek Meksiko, Cesar Montes (90+2'), di ujung pertandingan.
Vonis pertama buat Sithole tidak banyak diperdebatkan karena dirinya menjadi orang terakhir di pertahanan yang menjatuhkan Brian Gutierrez.
Wasit Penghibur
Dalam regulasi, jenis pelanggaran itu masuk kategori DOGSO (denial of a goal-scoring opportunity) atau secara ilegal menggagalkan kesempatan emas lawan mencetak gol.
Keputusan untuk Zwane dan Montes lebih memicu kontroversi. Sampaio ramai dikritik terlalu ringan mencabut kartu merah.
Zwane diusir setelah dianggap memukul kepala Roberto Alvarado. Butuh peninjauan 3-4 menit bagi Sampaio untuk menjatuhkan vonis lewat bantuan VAR.
Terakhir, wasit plontos tersebut mengusir Montes akibat menjatuhkan Khuliso Mudau dalam aksi serangan di luar kotak penalti.
Montes terlihat sebagai orang terakhir di pertahanan yang melakukan pelanggaran DOGSO, tapi legenda Man United, Roy Keane, memiliki opini berbeda.
Ia menganggap kartu merah untuk Montes hanya alibi wasit supaya dirinya terlihat adil setelah mengusir dua pemain Afsel.
"Menurut saya, sepertinya wasit berpikir, 'saya sudah memberi dua kartu merah kepada sebuah tim, mending saya seimbangkan dan memberi tim lain kartu merah sebagai penghibur.’ Benar-benar lelucon," ucap Keane.
"Wasit bertindak seperti itu di pertandingan pertama Piala Dunia? Di laga pembuka?"
"Hal itu sudah memberi kita gambaran yang jelas seperti apa turnamen ini nantinya."
"Tidak konsisten, berlebihan, mereka hanya wasit-wasit yang berusaha jadi pahlawan," imbuh sang pandit top dalam analisisnya pascapertandingan.
Pelatih Timnas Afrika Selatan, Hugo Broos, bisa memahami kartu merah pertama untuk Sithole.
Namun, untuk pengusiran Zwame, Broos menilai Sampaio terlalu cepat dan gegabah memberi keputusan.
"Kartu merah yang kedua itu bisa didiskusikan. Justru pemain Meksiko itulah (Alvarado) yang menghalangi pemain saya," kata Broos, dikutip BolaSport.com dari ESPN.
"Hal tersebut sudah menjadi keputusan wasit dan kami juga harus menerimanya."
"Tetapi menurut saya, itu bukan pelanggaran yang layak mendapat kartu merah, terlalu ringan untuk kartu merah," tegas pria Belgia tersebut.
Timnas Meksiko keluar sebagai pemenang dalam pertandingan perdana di Grup A Piala Dunia 2026 ini.
Gol tembakan Quinones di babak pertama digenapkan sundulan jitu Raul Jimenez selepas jeda yang memberikan El Tri tiga poin pembuka.