Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Kabupaten Ciamis hari ini, Jumat 12 Juni 2026, resmi menginjak usia yang ke-384 tahun.
Atmosfer perayaan di tatar Galuh dipastikan bakal mencapai puncaknya pagi ini dengan digelarnya dua agenda sakral yang paling ditunggu-tunggu masyarakat.
Berdasarkan jadwal resmi dari Pemkab Ciamis, sejak pagi buta persiapan sudah dilakukan di Pendopo Bupati.
Rangkaian inti hari ini akan diawali dengan tradisi Ngarak Pataka, sebuah prosesi budaya memboyong lambang kebesaran daerah dari Pendopo menuju Gedung DPRD Kabupaten Ciamis.
Tak berhenti di situ, setelah iring-iringan Pataka tiba, agenda langsung berlanjut ke Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Ciamis yang digelar di Ruang Tumenggung Wiradikusumah.
Kemeriahan hari ini merupakan kelanjutan dari rangkaian panjang yang sudah menyedot perhatian ribuan warga sejak kemarin.
Mulai dari ziarah ke enam makam leluhur Galuh dengan pakaian adat Pangsi dan Kebaya Sunda, upacara besar, hingga gelaran Galuh Ethnic Carnival yang memacetkan pusat kota oleh antusiasme warga yang rindu akan hiburan budaya.
Baca juga: Hari Jadi ke-384 Ciamis, Ziarah Makam Leluhur Kembali Digelar untuk Mengenang Jasa Para Pendahulu
Prestasi Tatar Galuh
Di balik kemeriahan pesta rakyat, momentum Hari Jadi ke-384 ini dimanfaatkan betul oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, untuk merefleksikan capaian kerja keras jajarannya.
Saat memimpin Upacara Peringatan di halaman Pendopo, Herdiat memaparkan rapor mentereng Kabupaten Ciamis sepanjang periode Juni 2025 hingga Juni 2026.
Siapa sangka, di tengah keterbatasan fiskal daerah, Ciamis justru sukses menyabet penghargaan internasional yang bikin bangga Jawa Barat.
"Alhamdulillah selama periode 12 Juni 2025 sampai hari ini kita masih mampu menunjukkan kinerja yang baik. Bahkan mendapat pengakuan dari tingkat pusat, provinsi hingga ASEAN," ungkap Herdiat dengan nada bangga.
Beberapa prestasi prestisius yang berhasil diboyong ke tatar Galuh antara lain:
Bupati menegaskan, rahasia di balik banjir prestasi ini bukanlah uang, melainkan kuatnya budaya gotong royong masyarakat.
Tagline Guyub Ngawangun Galuh terbukti bukan sekadar slogan, tapi mewujud dalam swadaya masyarakat membangun jalan lingkungan hingga irigasi.
Baca juga: Hari Jadi Ciamis ke-384, Bupati Herdiat Beberkan Deretan Prestasi
Galuh Ethnic Carnival, Buta Kararas Jadi Primadona
Sehari sebelum Ngarak Pataka hari ini digelar, pusat Kota Ciamis bertransformasi menjadi lautan manusia.
Warga tumplek blek menyaksikan Galuh Ethnic Carnival 2026.
Sebanyak 10 kelompok kesenian hebat dari Ciamis dan kabupaten tetangga sukses menghipnotis penonton.
Sebut saja Bebegig Sukamantri, Wayang Landung Kawali, hingga tamu jauh seperti Jurig Sarengseng dari Kota Banjar dan Tari Kreasi Angklung dari Kuningan tampil unjuk gigi.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah penampilan mistis sekaligus eksotis dari Sanggar Seni Saung Hieum Cipamopet Panjalu yang memboyong kesenian Buta Kararas.
Raksasa yang terbuat dari jajaran daun pisang kering (kararas) ini sukses membuat penonton terpukau.
Sultan Ahmad, salah satu peserta karnaval, menjelaskan bahwa tema yang mereka usung adalah "Nyinglar Balai".
"Maknanya menjaga warisan budaya karuhun. Atraksinya menggambarkan membersihkan sifat-sifat buruk dalam diri manusia dan menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat," kata Sultan.
Jangan Terlewat! Ini Sisa Agenda Seru hingga Juli 2026
Bagi Anda warga Ciamis atau wisatawan yang sedang berada di tatar Galuh, perayaan ulang tahun Ciamis ini masih panjang!
Setelah prosesi Ngarak Pataka dan Rapat Paripurna hari ini, Pemkab Ciamis sudah menyiapkan sederet acara seru lainnya yang wajib masuk kalender liburan Anda:
Yuk, kita satukan semangat Guyub Ngawangun Galuh, selamat ulang tahun Kabupaten Ciamis yang ke-384! (*)