Target Nol Kekerasan Perempuan dan Anak di Mamuju Tengah, Sekda Minta OPD Perkuat Kolaborasi
Nurhadi Hasbi June 12, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menargetkan tidak ada lagi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayahnya.

Target tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Mamuju Tengah, Litha Febriani, saat membuka forum kerja sama lintas sektor yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mamuju Tengah.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 11-12 Juni 2026, di Aula Hotel Fadhila, Jalan Abdul Madjid Pattaropura, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo.

Litha Febriani menegaskan pencegahan harus menjadi fokus utama seluruh pihak.

Baca juga: Cuaca Sulbar Hari Ini 12 Juni 2026: Mamuju, Pasangkayu dan Mamuju Tengah Berpotensi Diguyur Hujan

Baca juga: Januari-Mei 2026, Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Mamuju Tengah Capai 18 Kasus

Menurutnya, pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin menekan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Kita akan lakukan pencegahan semaksimal mungkin," tegas Litha usai memberikan sambutan, Jumat (12/6/2026).

Ia menambahkan, jika kasus tetap terjadi, maka penanganannya harus dilakukan secara tuntas.

"Kalaupun ada yang terjadi, kita mau kasus tersebut terselesaikan dengan tuntas," ujarnya.

OPD Diminta Bangun Kerja Sama Konkret

Litha menekankan seluruh perangkat daerah harus membangun kolaborasi yang nyata dalam upaya pencegahan dan penanganan berbagai persoalan anak di Kabupaten Mamuju Tengah.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk mewujudkan perlindungan yang optimal bagi perempuan dan anak.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, hadir sebagai narasumber dalam forum tersebut.

Arifin menyampaikan materi terkait pencegahan dan mitigasi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan forum lintas sektor yang digagas DP3AP2KB Kabupaten Mamuju Tengah.

"Saya mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini," ujar Arifin.

Menurutnya, materi dan hasil diskusi dalam forum tersebut diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Mamuju Tengah diharapkan dapat terus ditekan. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.