Ramai-ramai Artis Diperiksa Polisi Efek Kasus Hanania Group, Ada Paula Verhoeven sampai Praz Teguh
Achmad Maudhody June 12, 2026 11:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ramai-ramai artis diperiksa Polisi efek kasus dugaan penggelapan dana umrah Hanania Group, ada Paula Verhoeven sampai Praz Teguh.

Polisi terus mengusut kasus dugaan penggelapan dana umrah dengan tersangka Direktur Utama Hanania Group.

Menariknya, dalam kasus ini sederet nama artis hingga selebgram banyak yang turut mendapat surat panggilan dari penyidik.

Para artis dan selebgram satu-persatu dipanggil untuk dimintai keterangannya sebagai saksi.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah artis dan selebgram yang dipanggil nampak hadir memenuhi panggilan di Polda Metro Jaya.

Terbaru ada sosok model Paula Verhoeven yang mendatangi Polda Metro Jaya pada Kamis (11/6/2206).

Selama tiga jam mantan istri aktor Baim Wong itu memberikan keterangan.

"Saya datang atas panggilan dari pihak kepolisian. Sebagai warga negara yang patuh, saya datang ke sini. Tadi ada sekitar 30-an pertanyaan ya," kata Paula Verhoeven usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (11/6/2026).

Saat menghadap penyidik, mantan istri Baim Wong membawa beberapa bukti untuk membantu polisi, agar bisa mengusut tuntas kasus Hanania Travel. 

"(Bukti yang dibawa) Banyak. Ada kontrak, ada foto, ada semuanya," tutur ibu dua anak tersebut singkat.

Wanita berusia 38 tahun ini mengakui dirinya tidak langsung berkomunikasi dengan pihak Hanania Travel.

Meski demikian, Ia membenarkan pergi umrah ke tanah suci pada September 2024, sekaligus mempromosikan biro perjalanan yang kini terseret kasus hukum itu.

"Sebenarnya, saya pribadi tidak ada hubungannya langsung dengan Hanania. Jadi, keberangkatan saya umrah waktu itu, September 2024, saya diajak oleh sebuah program TV. Jadi, sebagai narasumber dan talent di sana," jelasnya.

Baca juga: Mulai Rutin Ikut Acara Keluarga Ayu Ting Ting, Sosok Kevin Gusnadi di Postingan Sang Biduan Disorot

Wanita kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini langsung membalas undangan penyidik untuk diperiksa, karena peduli dengan korban penipuan dan penggelapan Hanania Travel. 

"Saya terus terang prihatin, sangat prihatin buat para korban. Saya berharap semoga para korban dikuatkan juga dan mendapatkan keadilan sesuai proses-proses hukum yang berlaku," terangnya.

Paula Verhoeven berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus Hanania Travel dan memberikan keadilan kepada para korban calon jemaah umrah.

"Mudah-mudahan kami semua juga bisa ikut berpartisipasi agar masalah ini cepat selesai," ujar Paula Verhoeven.

Praz Teguh Rogoh Kocek Hampir Rp1 M

Senasib dengan Paula Verhoeven, Komika Praz Teguh juga sudah mendatangi Gedung Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah oleh Hanania Travel.

Usai diperiksa selama kurang lebih tiga jam, Praz mengungkap fakta mengejutkan sekaligus membantah tudingan bahwa perjalanannya ke Tanah Suci merupakan fasilitas gratis dari Hanania Group.

Di hadapan penyidik, Praz menegaskan bahwa dirinya justru merogoh kocek pribadi hingga nyaris menyentuh angka Rp1 miliar untuk memberangkatkan rombongan keluarganya.

Total ada 24 orang yang ia bawa untuk beribadah umrah pada Februari 2026 lalu.

"Tahun 2026 itu kita berangkat sebanyak 24 orang. Dan kita membayar, langsung aja ya, kita membayar di sini sebanyak 819 juta," ujar Praz Teguh sembari menunjukkan dokumen bukti pembayaran di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (11/6/2026).

Praz menambahkan, nominal tersebut membengkak setelah dirinya melakukan pemesanan peningkatan (upgrade) fasilitas kamar hotel dan tiket pesawat kelas bisnis secara mandiri.

"Total sama saya bayar upgrade kamar dan segala macam itu 948 juta ya. Iya, 948 juta hampir 1 miliar teman-teman, semuanya bayar sendiri, nggak ada yang di-endorse," tegasnya.

Terkait konten promosi Hanania Travel yang pernah dibuatnya, Praz mengklarifikasi bahwa hal tersebut merupakan bentuk kerja sama barter.

Karena membawa rombongan besar sebanyak 24 orang, pihak travel memberikan potongan harga setara empat kursi jemaah atau senilai Rp160 juta. Sebagai timbal balik, Praz membuat konten publikasi tanpa menerima aliran dana sepeser pun.

Selama tiga jam pemeriksaan, Praz mengaku dicecar banyak pertanyaan oleh tim penyidik mengenai kronologi kerja sama, proses pendaftaran, hingga situasi perjalanannya dari sebelum berangkat sampai tiba di Makkah.

Praz hadir secara kooperatif untuk menyerahkan seluruh data keberangkatan guna membantu proses hukum.

Ia menceritakan, alasan awal memilih Hanania Travel karena rekam jejak perusahaan yang kala itu terlihat amanah dan bersih dari catatan hukum.

"Kalau seandainya saya tahu ada kejadian kayak gini, nggak mungkin saya pilih dong," kata Praz yang juga menyampaikan rasa prihatin mendalam kepada 2.500 calon jemaah yang menjadi korban penipuan ini.

Kasus Hanania Travel yang tengah ditangani pihak kepolisian ini ditaksir telah merugikan ribuan jemaah dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp100 miliar.

Sejauh ini, polisi telah menahan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan setelah statusnya naik menjadi tersangka.

Praz Teguh menambah daftar panjang figur publik yang diperiksa sebagai saksi setelah sebelumnya polisi memanggil Keanu Agl, Anwar BAB, Aaliyah Massaid, Thariq Halilintar, Karin Novilda alias Awkarin hingga Paula Verhoeven.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.