BPBD Mamuju Tengah Tebang Pohon Rawan Tumbang di Barakkang, Warga Lega
Nurhadi Hasbi June 12, 2026 02:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Warga Dusun Kayu Colo, Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, kini bisa bernapas lega.

Sebuah pohon besar yang selama ini mengancam keselamatan warga akhirnya ditebang oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, Jumat (12/6/2026).

Pohon tersebut diketahui dalam kondisi rapuh dan condong.

Kondisinya dikhawatirkan dapat menyebabkan pohon tumbang sewaktu-waktu, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

Baca juga: Tolak Cuci Baju karena Lelah, Bocah 12 Tahun di Tapalang Mamuju Diduga Dianiaya Ibu Tiri

Baca juga: Harga BBM Non-Subsidi Naik, BEM FH Unika: Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Mekanisme Pasar!

Kekhawatiran warga kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Barakkang.

Laporan tersebut selanjutnya diteruskan ke BPBD Mamuju Tengah untuk segera ditindaklanjuti.

Enam Personel TRC Diterjunkan ke Lokasi

BPBD Mamuju Tengah langsung mengerahkan enam personel TRC ke lokasi.

Mereka melakukan penebangan terhadap pohon yang dinilai berpotensi membahayakan warga dan pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, Hamka.

"Kami bertindak cepat setelah menerima laporan dari kepala desa. Pohon ini memang sudah dalam kondisi mengkhawatirkan dan berisiko membahayakan warga serta pengguna jalan," ujar Hamka saat ditemui di lokasi penebangan, Jumat (12/6/2026).

Proses penebangan berlangsung aman dan lancar.

Berkat koordinasi antara pemerintah desa dan BPBD, pohon tersebut berhasil ditebang tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan.

Hamka mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana yang rutin dilakukan BPBD Mamuju Tengah.

Menurutnya, musim hujan dengan intensitas tinggi kerap meningkatkan risiko pohon tua dan rapuh tumbang.

Sementara itu, Staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Mamuju Tengah, Rezky, mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar.

"Kami imbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan pohon, bangunan, atau kondisi lingkungan lain yang berpotensi membahayakan. Jangan tunggu sampai ada korban. Laporkan secepatnya agar petugas bisa segera bertindak," tegas Rezky.

Seorang warga Dusun Kayu Colo yang enggan disebutkan namanya mengaku bersyukur atas respons cepat BPBD.

"Kami sudah waswas setiap kali hujan turun. Sekarang sudah tenang karena pohonnya sudah ditebang. Terima kasih," ujarnya.

BPBD Mamuju Tengah memastikan akan terus memantau potensi bahaya lain di wilayah tersebut.

Masyarakat juga diimbau tetap waspada dan tidak ragu melapor jika menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana.(*)

Laporan Wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.