Julian Nagelsmann Pernah Coret Dirinya dari Skuad; Hampir Masuk Penjara. Jerman Bertemu Lagi di Piala Dunia dengan Sang Pelanggar Berulang
Hendra Wijaya June 12, 2026 03:14 PM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


Julian Nagelsmann pernah mencoretnya dari skuad; ia hampir dijatuhi hukuman penjara. Kini, Jerman akan menghadapi reuni di Piala Dunia dengan seorang pemain yang memiliki catatan pelanggaran berulang.


Jerman akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia pada hari Minggu menghadapi Curaçao. Bek kanan tim tamu, Joshua Brenet, memiliki catatan kriminal serta sejarah konflik dengan Julian Nagelsmann.


Dalam banyak hal, Curaçao merupakan peserta unik di ajang Piala Dunia. Dengan populasi hanya sekitar 156.000 jiwa, pulau Karibia ini menjadi negara terkecil yang pernah mencapai babak final turnamen tersebut. Namun, statistik itu sedikit menyesatkan karena pelatih kepala Dick Advocaat—yang berusia 78 tahun dan menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia—memiliki akses ke kumpulan pemain internasional yang jauh lebih luas.


Sebagai bekas koloni, Curaçao hingga kini masih menjadi bagian dari Kerajaan Belanda, meskipun memiliki otonomi yang cukup besar. Selama bertahun-tahun, ribuan warga Curaçao bermigrasi ke Belanda, dan keturunan mereka kini menjadi tulang punggung tim nasional yang diakui FIFA sejak 2010. Dari 26 pemain yang masuk dalam skuad Piala Dunia kali ini, hanya satu yang lahir di pulau tersebut. Pemain itu adalah sosok yang paling dikenal secara internasional: Tahith Chong.


Chong sempat menembus level profesional bersama Manchester United, tampil dalam 16 pertandingan resmi sebelum menjalani masa peminjaman yang kurang berhasil selama enam bulan di Werder Bremen pada 2021. Gelandang yang kini bermain untuk Sheffield United itu menjadi salah satu dari enam pemain dalam skuad yang pernah berkarier di Jerman. Gervane Kastaneer pernah bermain untuk 1. FC Kaiserslautern, Riechedly Bazoer untuk VfL Wolfsburg, Roshon van Eijma untuk Preußen Münster, serta Jürgen Locadia dan Joshua Brenet untuk TSG Hoffenheim.


Julian Nagelsmann pernah mencoret Joshua Brenet saat di Hoffenheim


Brenet, yang berposisi sebagai bek kanan, bergabung dengan Hoffenheim dari PSV Eindhoven pada tahun 2018 dengan biaya transfer sebesar €3,5 juta, sebagian atas rekomendasi dari pelatih Jerman saat ini, Julian Nagelsmann. Ia merupakan juara Eredivisie tiga kali dan telah mencatat dua penampilan bersama tim nasional Belanda. Namun, di TSG Hoffenheim, Brenet justru menjadi rekrutan gagal yang cukup mahal. Setelah beberapa pertandingan awal Bundesliga hanya duduk di bangku cadangan, ia melewatkan sesi pemutaran video sebelum pertandingan pertama Hoffenheim di Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk. Akibatnya, Nagelsmann mencoretnya dari daftar skuad.


Meski Nagelsmann kemudian memaafkannya, Brenet hanya sesekali tampil sepanjang musim tersebut. Penerusnya, Alfred Schreuder—yang kini menjadi asisten Nagelsmann di tim nasional Jerman—tidak pernah memainkannya sama sekali, dan Sebastian Hoeneß akhirnya menurunkannya ke tim cadangan di kompetisi kasta keempat, Regionalliga Südwest. Serangkaian pelanggaran disiplin, termasuk kebiasaan datang terlambat, semakin merusak reputasinya. Hoffenheim pun kesulitan menemukan klub yang bersedia membelinya hingga akhirnya ia bergabung dengan Twente Enschede secara gratis pada tahun 2022.


"Sepertinya dia masih bermain sepak bola meski sudah mendapatkan kartu merah."


Walaupun ia kembali tampil solid di lapangan, perilakunya di luar lapangan justru bermasalah. Pada Januari 2023, Brenet tertangkap dua kali mengemudi tanpa izin dalam kurun waktu hanya dua minggu. Ia sebelumnya telah kehilangan surat izin mengemudi pada tahun 2020 karena pelanggaran mengemudi dalam keadaan mabuk.


"Dia jelas tidak menghormati otoritas. Menurut saya, seolah-olah dia masih bermain sepak bola setelah menerima kartu merah," ujar hakim yang memimpin persidangan sebelum menjatuhkan hukuman penjara selama satu bulan pada tahun 2024. Sebelumnya, pada 2021, Brenet juga pernah dijatuhi hukuman percobaan yang mencakup denda dan kerja sosial atas kasus kekerasan dalam rumah tangga. Meskipun hukuman penjara untuk pelanggaran mengemudi tanpa izin itu kemudian diubah menjadi kerja sosial setelah banding, klub Twente tetap memutus kontraknya.


Setelah itu, ia bergabung dengan Al-Rayyan di Qatar dan tampil enam kali pada musim 2024/25, sebelum sempat bermain untuk Livingston FC di Skotlandia dan Kayserispor di Turki pada musim yang sama. Kini, ia menjadi bagian dari skuad Curaçao di Piala Dunia. Meskipun pernah memperkuat tim nasional Belanda di level junior serta tampil untuk tim senior dalam kualifikasi Piala Dunia 2016, FIFA memberikan izin kepadanya untuk berganti kewarganegaraan sepak bola sesuai asal-usul orang tuanya.


Sejak debutnya bersama Curaçao pada tahun 2024, Brenet telah mencetak enam gol dari 17 penampilan. Dalam laga uji coba melawan Aruba, ia bermain sebagai bek kanan dan turut mencetak gol. Pada hari Minggu pukul 19.00, pemain berusia 32 tahun itu bersama rekan-rekannya akan mengawali kampanye Piala Dunia mereka menghadapi Jerman—dan juga dua mantan pelatihnya, Nagelsmann serta Schreuder.


Sejauh mana Jerman akan melangkah di Piala Dunia kali ini?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.