SRIPOKU.COM - Pelatih fisik Sumsel United musim kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 Dino Sefriyanto menyebut dirinya 'balik kampuang' bergabung kembali bersama coach Nil Maizar melatih Semen Padang FC di musim depan.
"Balik kampuang. Saya kan dulu memang di Semen Padang. Saya ini melatih segitiga aja. Semen Padang, Sriwijaya FC, Sumsel United. Balik lagi sekarang ke Semen Padang FC," ungkap Dino Sefriyanto kepada Sripoku.com, Jumat (12/6/2026).
Coach Dino Sefriyanto yang terakhir bersama Sriwijaya FC di musim kompetisi Pegadaian Liga 2 2023/24 kerap disapa Opung Dino mengatakan terakhir dirinya di Semen Padang FC pada tahun 2010 menempati papan atas.
Kemudian final Piala Sudirman Cup 2005, YSCA 2006, Piala Presiden Semifinal 2017. Sekarang balik lagi. Setelah itu dirinya ke Persib Bandung, ke Barito Putra tidak selesai karena covid waktu itu. Lalu banyak di Sriwijaya FC 4 tahun.
"Terakhir kemarin ke Sumsel United. Nah sekarang balik lagi ke Semen Padang FC," kata Dino yang menjagokan timnas Jepang pada Piala Dunia 2026 ini.
Dino kelahiran Bandar Lampung, 11 September 1970 merasakan cocok bekerja dengan filosofi coach Nil Maizar.
"Sudah tahu apa yang dia mau, program latihan fisiknya apa dengan football filosofinya. Kan latihan fisik tergantung dengan foot ball filosofi," katanya.
Dino mengaku sudah lama, sudah 7 tahun bekerja bareng coach Nil Maizar. Jadi sudah tahu. Baik itu ketika di Sriwijaya FC 1 tahun, di Semen Padang FC 4 tahun, dan terakhir kemarin setahun di Sumsel United.
"Chemistry, sudah tahu karakternya coach Nil saya sudah paham dan etos kerjanya bagus," ujarnya.
Dino mengaku telah berpamitan dengan manajemen Sumsel United karena memang kontraknya habis.
• Zakaria Berharap Tetap Bertahan di Sumsel United untuk Musim Depan
"Sumsel United sebagai tim baru, bersama coach Nil masuk 4 besar. Tidak gampang lho. Di tim EPA Sumsel Unitednya juara, sama-sama kolaborasi dengan pelatih usia muda yang di EPA mencatat sejarah juara. Pendatang baru lho," katanya.
Dino berharap mudah-mudahan ke depannya tim Sumsel United yang senior tetap dengan track lagi. Kemudian tim U-19 EPA juga bisa prestasi lagi.
"Biasa pindah-pindah. Rumpun sinilah di Sumatera. Tapi sekarang homebasenya di Jakarta. Seperti dengan manajemen Semen Padang bukan asing lagi. Sudah pada kenal dari dulu," pungkasnya.