Viral video di media sosial rombongan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dicegat dan diadang polisi.
Situasi sempat memanas lantaran terjadi aksi saling dorong antara polisi dan mahasiswa.
Bahkan polisi mempersilakan mahasiswa menabrak mereka jika ingin memaksakan kehendak.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta pada Jumat (12/6) siang.
Mulanya dua bus rombongan mahasiswa UI melintas di depan Gedung DPR.
Lalu mobil tersebut berhenti di pinggir jalan karena disekat polisi.
Mahasiswa pun keluar dari bus dan bertanya-tanya bus mereka diadang.
Kabag Perencanaan Polres Jakarta Pusat AKBP Adri Desas Furyanto mengatakan semua titik demo dipindahkan ke Gedung DPR.
Pasalnya mahasiswa tidak bisa berunjuk rasa di Bundaran HI.
"Semua massa kalian yang akan menyampaikan pendapat akan dialokasikan di DPR ini untuk melaksanakan upaya penyampaian pendapat. Bundaran HI dilarang, itu jalan penghubung masyarakat," kata Adri.
Bahkan AKBP Adri mempersilakan mereka menabrak polisi yang berbaris di depan bus, jika memaksa melintas ke Bundaran HI.
Di satu sisi, Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo buka suara terkait pengadangan tersebut.
Ia mengatakan polisi melakukan penutupan jalan dengan barrier, barikade dan mobil rantis.
Mahasiswa sempat meminta untuk tetap dibukakan jalan menuju kawasan Bundaran HI.
Namun polisi tidak mengindahkan permintaan itu.
Bahkan situasi sempat memanas dan terjadi dorong - dorongan antara mahasiswa dan polisi.
Meski begitu, Dimas mengatakan sekira 700 mahasiswa bergerak serentak berjalan kaki menuju Bundaran HI.