Subandi–Mimik Kompak Tanam Pohon Pohon Pucuk Merah di Aloha, Gerakkan Sidoarjo Asri
Wiwit Purwanto June 12, 2026 05:05 PM

SURYA.CO.ID SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Subandi bersama Wakil Bupati Mimik Idayana kompak melakukan penanaman pohon pucuk merah dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Kegiatan tersebut digelar di kawasan Flyover Aloha Sidoarjo, Jumat (12/6/2026), sekaligus menjadi simbol dimulainya Gerakan Sidoarjo Asri.

Program ini mengusung konsep “Aman, Sehat, Resik, dan Indah” yang melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo melalui gerakan satu ASN satu pohon pucuk merah.

Ribuan bibit pohon ditanam serentak di berbagai titik wilayah, mulai dari taman kota, ruang terbuka hijau, hingga sempadan jalan yang membutuhkan tambahan vegetasi.

Baca juga: Tanam Pohon di Lumajang, Gubernur Jatim Tegaskan Net Zero Emission Harus Lewat Gerakan Nyata

Dorong Lingkungan Hijau dan Kota Lebih Nyaman

Bupati Subandi menegaskan bahwa Gerakan Sidoarjo Asri merupakan bagian dari dukungan Pemkab Sidoarjo terhadap program nasional Indonesia Asri yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pelestarian lingkungan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini untuk mendukung program Indonesia Asri dari Bapak Presiden. Hari ini kita menanam pohon pucuk merah dengan gerakan satu ASN satu pohon. Ini merupakan langkah nyata untuk menjaga lingkungan agar tetap hijau dan nyaman,” ujar Subandi.

Ia menjelaskan, penanaman pohon tidak hanya berfungsi memperindah kota, tetapi juga memberikan manfaat ekologis seperti meningkatkan kualitas udara, menurunkan suhu perkotaan, serta membantu mitigasi perubahan iklim.

Subandi juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi harus diimbangi dengan pelestarian lingkungan hidup.

Baca juga: Wujudkan Ketahanan Pangan, Fatayat NU Galakkan Gerakan Tanam Pohon di Jawa Timur

“Lingkungan yang bersih, sehat, dan hijau merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan partisipasi seluruh masyarakat agar Sidoarjo tetap menjadi daerah yang nyaman untuk ditinggali,” katanya.

Gerakan Diperluas hingga Sekolah dan Desa

Lebih lanjut, Subandi menyebut Gerakan Sidoarjo Asri tidak hanya menyasar ASN, tetapi akan diperluas hingga ke desa, lembaga pendidikan, dan komunitas masyarakat. Tujuannya agar budaya peduli lingkungan tumbuh sejak dini dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Nanti tidak hanya ASN saja. Kami berharap sekolah-sekolah juga ikut berpartisipasi dalam Gerakan Sidoarjo Asri ini. Jika seluruh elemen bergerak bersama, saya optimistis Sidoarjo yang aman, sehat, resik, dan indah akan terus terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimik Idayana mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai pengingat pentingnya menjaga alam. Ia menekankan bahwa kepedulian lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana seperti menanam pohon dan menjaga kebersihan.

Peringatan ini menjadi komitmen Pemkab Sidoarjo dalam mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan. Melalui Gerakan Sidoarjo Asri, pemerintah berharap tercipta ruang hidup yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun mendatang.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.