TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Di era digital yang terus berkembang, peran perpustakaan perguruan tinggi dituntut untuk terus beradaptasi dan bertransformasi.
Hal ini ditegaskan oleh Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, Ph.D., dalam pembukaan rangkaian UMP Library Festival 2026.
"Tanpa perpustakaan, perguruan tinggi ini tidak akan maju. Di era digital ini, perpustakaan akan terus berbenah dan adaptif terhadap perubahan teknologi dan informasi," tegas Akhmad Darmawan dalam sambutannya.
Baca juga: Mahasiswa Farmasi UMP Raih Juara II Poster Infografis pada Ajang Pharmacito 2026
Komitmen adaptasi tersebut diwujudkan secara nyata melalui ajang UMP Library Festival 2026 yang digelar pada 20 Mei serta 9-10 Juni 2026 di Halaman Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Menyelaraskan dengan visi institusi, Kepala Perpustakaan UMP, Riski Tri Wisnamawati, S.Hum., menjelaskan bahwa festival tahun ketiga ini membawa paradigma perpustakaan sebagai ruang inklusif bagi seluruh mahasiswanya dan masyarakat luas.
Lebih lanjut, menanggapi maraknya kejahatan finansial digital, perpustakaan mengambil langkah proaktif dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto.
"Perpustakaan itu tidak hanya untuk belajar, cari buku, atau baca saja. Tapi perpustakaan itu memang benar-benar sumber ilmu, sumber pengetahuan yang inklusif dan berdampak. Kita ingin memberikan pengetahuan lebih tentang kejahatan digital, makanya kami bersinergi dengan OJK," ungkap Riski.
Baca juga: Internasionalisasi Pendidikan Dasar, UMP Ajak Mahasiswa Asing Mengajar di SD BUMIMU Adiwerna
Rangkaian acara yang berstatus free entry dan terbuka untuk umum ini menghadirkan beragam edukasi yang sangat relevan dengan kebutuhan masa kini.
Tidak hanya sarat akan muatan akademis dan literasi, UMP Library Festival 2026 juga memfasilitasi pemberdayaan ekonomi dengan menghadirkan puluhan stan UMKM binaan dalam bazar buku dan kuliner.
Suasana festival semakin meriah dengan adanya fasilitas photobooth, pertunjukan live music, dan pembagian doorprize bagi para pengunjung. (*/rhn/chy)
Baca juga: Akademisi Doktoral Unpad yang Juga Dosen UMP Minta Pemerintah Perketat Regulasi AI