TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Atmosfer kemeriahan Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kalimantan Barat.
Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan memadati halaman TVRI Kalimantan Barat untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan pembuka turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut yang mempertemukan Meksiko melawan Afrika Selatan pada Jumat 12 Juni 2026 dini hari.
Kegiatan nobar yang digelar TVRI Kalbar berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Sorak sorai penonton terdengar sepanjang pertandingan ketika kedua tim saling menampilkan permainan terbaiknya di laga pembuka.
Pertandingan tersebut akhirnya dimenangkan oleh tim nasional Meksiko dengan skor 2-0 atas Afrika Selatan.
Bagi sebagian masyarakat, nobar tidak hanya menjadi sarana menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momen berkumpul dan menjalin kebersamaan dengan sesama pecinta olahraga.
• Balai Bahasa Kalbar dan Pemda Kapuas Hulu Perkuat Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia
Suasana hangat penuh keakraban terlihat di antara para peserta yang datang bersama teman, keluarga, maupun komunitas.
Salah seorang peserta nobar, Ria, mengaku sangat menikmati pengalaman menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.
Menurutnya, atmosfer yang tercipta jauh lebih meriah dibandingkan menonton pertandingan seorang diri di rumah.
"Seru sekali karena ramai. Suasananya juga nyaman dan sejuk. Kalau menonton di rumah biasanya sendiri dan terasa sepi, sedangkan di sini bisa berkumpul dengan banyak orang dan merasakan pengalaman yang berbeda," ujarnya.
Warga Pontianak tersebut mengatakan dirinya hadir ke lokasi nobar setelah mendapat ajakan dari teman-temannya.
Selain ingin menyaksikan pertandingan pembuka Piala Dunia 2026, ia juga melihat kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk memperluas pergaulan dan bertemu dengan banyak orang baru.
"Saya datang karena diajak teman-teman. Harapannya selain bisa menikmati pertandingan, juga dapat menambah wawasan dan relasi karena banyak orang yang hadir di sini," katanya.
Ria diketahui hadir bersama sejumlah rekannya dari Politeknik Negeri Pontianak, tempat ia menempuh pendidikan pada Jurusan Administrasi Bisnis.
Kehadiran mahasiswa dan kalangan muda lainnya turut menambah semarak suasana nobar yang berlangsung hingga pertandingan berakhir.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Stasiun TVRI Kalimantan Barat, Sugeng Widiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan nonton bareng tersebut diselenggarakan karena TVRI menjadi pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia.
Menurut Sugeng, penyelenggaraan nobar tidak hanya bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan terhadap olahraga sepak bola serta mendukung perkembangan olahraga di Kalimantan Barat.
• Benteng Informasi di Era Disrupsi, Bidhumas Polda Kalbar Didik Personel Jadi News Producer Andal
Ia menilai momentum Piala Dunia dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan para penggemar sepak bola untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta berkontribusi terhadap kemajuan olahraga di daerah.
"Melalui kegiatan nobar ini, kami berharap dapat memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat, khususnya pecinta sepak bola di Kalimantan Barat, agar terus berkembang dan meningkatkan prestasi di bidang olahraga," ungkapnya.
Selain menjadi pusat hiburan masyarakat selama berlangsungnya Piala Dunia 2026, kegiatan nobar yang digelar TVRI Kalbar juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan antarmasyarakat serta menumbuhkan semangat sportivitas.
Antusiasme tinggi yang terlihat pada laga pembuka menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan dalam satu semangat yang sama. (*)