Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Lampung Timur, Wamensos: Juli Siap Beroperasi
Mochamad Dipa Anggara June 12, 2026 07:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, LAMPUNG TIMUR -  Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono mengunjungi Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 34 Lampung Timur serta mengecek progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kecamatan Sukadana, Kamis (11/6/2026). 

Di SRT 34, Agus Jabo berdialog langsung dengan para siswa, guru, serta para pendamping. Dalam arahannya, dia menekankan bahwa program Sekolah Rakyat dirancang untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta menjadi pemutus rantai kemiskinan antargenerasi.

“Sekolah Rakyat ini dibangun untuk memutus kemiskinan antar generasi. Anak-anak harus mendapatkan prioritas agar tidak kembali terbebani pekerjaan di rumah. Pendidikan harus menjadi jalan untuk mengubah masa depan,” ujarnya.

Salah satu siswa SRT 34 Lampung Timur, Devi (16), menyampaikan bahwa ia sebelumnya sempat tidak dapat bersekolah tepat waktu karena keterbatasan biaya.

Kondisi ekonomi keluarga yang bekerja sebagai petani tanpa memiliki lahan membuat Devi harus menunda melanjutkan pendidikan.

Ia mengaku sangat bersyukur kini bisa kembali mengenyam pendidikan melalui Sekolah Rakyat.

“Saya sempat telat sekolah karena tidak punya biaya. Saya senang bisa sekolah di sini,” ujar Devi.

Melanjutkan arahannya, Agus Jabo menegaskan pentingnya peran sekolah, orang tua, dan pendamping untuk memastikan anak-anak dapat mengenyam pendidikan. 

Ia juga mengingatkan pentingnya pembentukan karakter siswa, termasuk larangan perundungan, intoleransi, dan kekerasan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, nilai gotong royong dan saling menghormati harus menjadi budaya utama di Sekolah Rakyat.

Usai kunjungan di SRT 34, Agus Jabo meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kecamatan Sukadana.

Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Dinas Sosial Provinsi Lampung, serta unsur pelaksana pembangunan.

Agus Jabo menyampaikan bahwa pembangunan SR permanen saat ini tengah dikebut untuk mengejar target operasional pada tahun ajaran baru pertengahan Juli.

Pemerintah menargetkan fasilitas dapat berfungsi penuh sesuai jadwal yang telah disepakati bersama kementerian terkait.

"Targetnya pertengahan Juli sudah bisa menerima siswa baru untuk tahun ajaran baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SR permanen di Lampung Timur akan menampung sekitar 270 siswa pada tahap awal, yang terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA, masing-masing tiga rombongan belajar.

Selain itu, masih terdapat siswa dari sekolah rintisan yang akan tetap terakomodasi.

Pemerintah juga sedang menyusun skema tambahan untuk mengakomodasi calon siswa yang telah melalui proses asesmen namun belum tertampung karena keterbatasan kuota.

“Kita sedang menyiapkan skema agar anak-anak yang sudah diasesmen tetapi belum tertampung tetap bisa mendapatkan layanan pendidikan. Namun semuanya menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.