Serangan Iran Hantam Lokasi Vital AS, Target Pesawat & Jet Tempur
Bayu Pratama June 12, 2026 07:42 PM

- Puluhan serangan rudal dan drone semalaman Iran hantam lokasi vital Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk.

Drone Arash Iran targetkan pesawat hingga jet tempur militer canggih dan mahal milik Washington.

Mengutip Al Mayadeen pada (12/6), hal ini menurut laporan televisi pemerintah Iran pada Kamis (11/6/2026) waktu setempat.

Dilaporkan bahwa serangan terkoordinasi telah dilancarkan Iran.

Menargetkan sejumlah situs militer yang terkait dengan AS di seluruh wilayah tersebut sejak dini hari.

Bahkan, militer Iran menggunakan drone Arash canggih untuk menargetkan sistem radar yang terkait dengan Armada Kelima AS di Bahrain.

Menekankan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah melancarkan beberapa gelombang operasi.

Rinciannya, meluncurkan 18 target penting AS di Pangkalan Udara Ali Al Salem dan Ahmed Al-Jaber di Kuwait.

Menggunakan kombinasi rudal balistik dan rudal jelajah.

Akibat meningkatnya konfrontasi dan serangan Iran terhadap negaranya tersebut, Kuwait menutup sementara wilayah udaranya.

Dimulai pukul 04.50 waktu setempat serta mengalihkan penerbangan demi keselamatan penerbangan sipil.

Di saat yang sama, militer Kuwait mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka telah menyerang target udara musuh pasca-serangan AS terhadap Iran.

Sekaligus, mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti instruksi keselamatan resmi.

Selain serangan ke Kuwait, serangan rudal IRGC juga menargetkan Pangkalan Udara Sheikh Isa dan fasilitas yang terkait dengan Armada Kelima AS di Bahrain.

Selanjutnya, IRGC menembakkan 12 rudal balistik ke Pangkalan Udara Al-Azraq dan pusat kendalinya di Yordania.

Menghancurkan "fasilitas-fasilitas tersebut dan sejumlah besar pesawat tempur".

Termasuk jet F-35, F-15, dan F-16 buatan AS yang dilaporkan ditempatkan di pangkalan tersebut.

Televisi pemerintah Iran juga menyatakan bahwa citra satelit menunjukkan sistem pertahanan udara di Pangkalan Udara Al-Azraq gagal mencegat rudal yang datang.

Lebih dari itu secara terpisah, dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya IRGC, Iran menyatakan penutupan segera Selat Hormuz.

Menegaskan bahwa mulai saat pernyataan dikeluarkan, Selat Hormuz dinyatakan tertutup untuk semua jenis kapal.

Termasuk kapal tanker minyak dan komersial, karena situasi keamanan di kawasan yang tidak kondusif.

Serta menekankan bahwa setiap upaya pelayaran akan dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Mulai saat ini, karena ketidakamanan di kawasan tersebut, Selat Hormuz dinyatakan tertutup untuk dilalui oleh semua jenis kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial, dan setiap upaya pelayaran akan dihentikan,” demikian pernyataan tersebut, seperti dikutip oleh Sepah News.


Selengkapnya:
https://video.tribunnews.com/news/943013/puluhan-serangan-rudal-drone-semalaman-iran-hantam-vital-as-di-kawasan-target-pesawat-jet-tempur



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.