Baru Dibentuk, Klub ASC Padel Akan Datangkan Pelatih Asal Spanyol
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Demam olahraga padel yang terus berkembang di Indonesia mulai melahirkan klub-klub baru dengan ambisi besar.
Salah satunya adalah ASC Padel yang resmi diperkenalkan di Padel Pro Signature, Permata Hijau, Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Meski baru terbentuk, ASC Padel langsung pasang target tinggi.
Klub yang diperkuat 12 pemain itu bertekad bersaing di level nasional hingga internasional dengan menyiapkan program pembinaan yang didukung pelatih asal Spanyol, negara yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia padel.
Ketua Tim ASC Padel, Ali Harsya Rusmiputro, mengatakan tim saat ini dihuni 11 pemain putra dan satu pemain putri.
Beberapa atlet yang direkrut pun memiliki rekam jejak prestasi di ajang nasional.
"Ada dua atlet yang baru kami ambil. Salah satunya tiga kali menjadi finalis Sirnas dan ada yang pernah menjadi juara Sirnas pertama," kata Ali Harsya.
Dalam waktu dekat, ASC Padel akan langsung menguji kekuatan tim pada sejumlah turnamen bergengsi.
Target utama mereka adalah meraih prestasi pada ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) dan turnamen internasional FIP Bronze yang akan berlangsung pada Juli mendatang.
"Kami ingin berprestasi di Sirnas dan FIP Bronze yang akan digelar bulan Juli. Itu target terdekat kami," ujarnya.
Untuk membangun tim yang kompetitif, ASC Padel tidak membatasi proses pencarian pemain dari kalangan tertentu.
Klub membuka peluang bagi atlet dari berbagai daerah dan latar belakang untuk bergabung.
"Kami mencari pemain dari seluruh Indonesia, baik dari komunitas maupun individu. Yang terpenting adalah kualitas dan potensinya," ujar Ali Harsya.
Namun, langkah paling ambisius yang tengah disiapkan ASC Padel adalah mendatangkan pelatih berkualitas dari Spanyol.
Saat ini manajemen masih melakukan proses seleksi terhadap sejumlah kandidat pelatih putra dan putri yang akan menjadi fondasi pengembangan tim.
"Kami akan merekrut coach terbaik. Saat ini ada beberapa kandidat yang sedang kami seleksi dan rencananya berasal dari Spanyol, satu pelatih laki-laki dan satu perempuan," ungkapnya.
Kehadiran pelatih asal Spanyol tersebut juga akan menjadi dasar pembentukan sistem pembinaan jangka panjang yang menyerupai akademi olahraga profesional.
Nantinya pelatih dari Spanyol akan membuat program latihan dan target yang tinggi. Sistemnya bisa berkembang seperti akademi," terang Ali.
Sementara itu, Ketua ASC, H. Imamuddin, menilai pembentukan ASC Padel merupakan kelanjutan dari komitmen pendiri klub, Sahroni, dalam mengembangkan berbagai cabang olahraga.
Ia optimistis ASC Padel dapat mengikuti jejak kesuksesan klub olahraga lain yang telah lebih dahulu dibangun.
“Saya melihat Pak Sahroni sangat intens dengan berbagai olahraga, mulai dari sepeda hingga lari. Saya berharap ASC Padel bisa berkibar di level internasional," kata Imamuddin.
Menurutnya, keputusan mendatangkan pelatih dari Spanyol menunjukkan keseriusan klub dalam membangun prestasi.
Langkah tersebut juga sejalan dengan semakin banyaknya atlet padel Indonesia yang mulai tampil di berbagai turnamen internasional.
“Banyak atlet Indonesia yang seharusnya sudah bermain di level internasional. Karena itu Pak Sahroni ingin mendatangkan pelatih-pelatih dari Spanyol agar perkembangan atlet bisa lebih maksimal," pungkasnya.