TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari membersihkan sisa pembakaran ban usai demo mahasiswa.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Mereka dikerahkan untuk membersihkan tumpukan sampah hingga bekas pembakaran ban di sejumlah titik lokasi demonstrasi.
Sebelumnya aksi demonstrasi berlangsung, Jumat (12/6/2026) di dua tempat, yakni Bundaran Gubernur Sultra dan Bundaran Tank Anduonohu, Kecamatan Kambu.
Jarak kedua bundaran ini sekira 3 hingga 4 kilometer (km), waktu tempuh sekira 5 menit berkendara.
Baca juga: Aksi Demo Mahasiswa UHO Kendari Tolak Kenaikan Harga BBM di Bundaran Tank, Diwarnai Bakar Ban
Usai melakukan aksi demo penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak, para demonstran menyisakan tumpukan material.
Koordinasi cepat pun dilakukan polisi dan DLHK untuk memastikan kondisi jalanan dapat aman dilalui pengguna jalan.
Kepala DLHK Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, mengatakan pembersihan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam mendukung aparat keamanan sekaligus menjaga kenyamanan fasilitas umum.
"Kami bersinergi dengan Polresta Kendari untuk memastikan sisa-sisa jalannya demonstrasi, terutama sampah dan material berbahaya, segera dibersihkan agar aktivitas masyarakat dan lalu lintas kembali normal," ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Erlis menambahkan fokus utama dalam pembersihan ini adalah penyiraman abu sisa pembakaran ban yang berhamburan di aspal.
Baca juga: Sehari di Kendari saat Harga Pertamax Naik, Mahasiswa Demo, Ojol Pasrah, Antrean BBM RON 92 Sepi
Di lapangan, petugas menggunakan armada truk tangki air untuk menyemprot dan melarutkan material jelaga tersebut.
Langkah ini dilakukan agar abu tidak terbang tertiup angin maupun menyebar yang berpotensi mengganggu pandangan serta pernapasan para pengguna jalan yang melintas.
Kini jalur di sekitar Bundaran Gubernur Sultra dan Bundaran Tank Anduonohu sudah kembali bersih, aman, dan dapat dilalui pengguna jalan tanpa hambatan sisa material demonstrasi. (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)