Pemuda Kendari Wira Muhammad Rafli Wakili Indonesia pada ACWAY Global Youth Forum 2026 di Uzbekistan
Sitti Nurmalasari June 12, 2026 11:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sosok pemuda asal Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Wira Muhammad Rafli mewakili Indonesia dalam ajang ACWAY Global Youth Forum 2026.

ACWAY atau A Common Word Among Youth merupakan program fellowship internasional berbasis di Britania Raya yang digelar di Tashkent Uzbekistan, 8-10 Juni.

Ajang ini mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk membangun dialog lintas budaya dan lintas agama.

Tujuannya untuk memperkuat pemahaman antarbudaya, mendorong kolaborasi, serta melahirkan berbagai inisiatif sosial yang berdampak di tingkat komunitas.

Rafli mengatakan, bersyukur mendapat kesempatan untuk membawa nama Indonesia dalam forum internasional tersebut.

Baca juga: Sosok Muhammad Rafli, Jadi Delegasi UHO Kendari di Program Startup Ecosystem Exposure Indonesia 2025

Menurutnya, pengalaman berdiskusi dan bertukar pandangan dengan peserta dari berbagai latar belakang budaya, etnis, dan keyakinan menjadi salah satu pelajaran paling berharga yang diperolehnya selama mengikuti kegiatan.

“Melalui diskusi satu sama lain, saya mengetahui bagaimana mereka membangun kolaborasi, mengelola perbedaan, dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang beragam di negara asal mereka masing-masing,” ujar Rafli, Jumat (12/6/2026).

Selama mengikuti ACWAY Global Youth Forum, seluruh peserta didorong untuk merancang gagasan proyek sosial yang dapat diimplementasikan di komunitas masing-masing setelah program berakhir.

Proyek-proyek tersebut berfokus pada penguatan dialog, peningkatan pemahaman lintas budaya dan agama, serta pembangunan masyarakat yang lebih inklusif.

Dari forum itu, Rafli mengaku memperoleh banyak perspektif baru mengenai peran strategis generasi muda dalam mengurangi stereotip, menumbuhkan empati, dan menciptakan ruang perjumpaan yang sehat di tengah keberagaman.

Baca juga: Sosok Wira Muhammad Rafli Jadi Delegasi Sultra asal Kendari pada Pertukaran Pemuda 2024 di Australia

“Salah satu hal yang paling saya pelajari adalah bahwa perbedaan tidak harus menjadi sumber perpecahan," katanya.

"Dengan ruang dialog yang aman dan kesempatan untuk saling mengenal, anak muda dapat menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara komunitas, budaya, maupun keyakinan yang berbeda,” tambah dia.

ACWAY Global Youth Forum telah diselenggarakan sejak 2015 dan secara rutin menghadirkan peserta dari berbagai kawasan dunia.

Pada penyelenggaraan 2026, Tashkent, ibu kota Uzbekistan, menjadi tuan rumah forum yang diikuti puluhan pemuda dari Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai sesi dialog, pelatihan kepemimpinan, dan pertukaran budaya.

Baca juga: Sosok Khalifatur Aflah Asal Baubau, Delegasi Djarum Foundation Ikut Harvard World MUN 2024 di Taipei

Serta pengembangan proyek sosial yang berfokus pada penguatan kohesi sosial, pembangunan perdamaian, dan hubungan harmonis antar komunitas yang beragam. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.