Hujan Gol Warnai Hari Pertama Tribun Putih Abu-Abu Futsal 2026 Gresik, Ajang Bidik Talenta ke Eropa
Joseph Wesly June 12, 2026 11:50 PM

 

TRIBUNBEKASI.COM,GRESIK - Turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) Jatim Series #1 2026 resmi bergulir di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Gresik, Jumat (12/6/2026).

Kompetisi futsal pelajar ini diikuti 16 tim SMA/SMK terbaik dan menjadi ajang pencarian talenta muda yang berpeluang mengikuti training camp di Spanyol.

Pembukaan turnamen dilakukan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama jajaran pejabat daerah, Federasi Futsal Indonesia, PT Freeport Indonesia, serta Tribun Network sebagai penyelenggara.

Emil berharap TPAAF menjadi wadah lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari Jawa Timur.

"TPAAF kick off di Gresik menjadi kesempatan menyalurkan bakat dan bertanding dengan sportivitas. Kita buktikan generasi Z bukan generasi mager," ujar Emil.

CEO Tribun Network Dahlan Dahi mengatakan turnamen ini diharapkan menjadi jenjang pembinaan berkelanjutan hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Baca juga: Ajang TPAAF 2026 Gresik Diikuti 16 Tim, Pemain Terbaik Berpeluang Tampil di Spanyol

"Cita-cita kami akan ada pertandingan level provinsi hingga nasional, kemudian tim terbaik berlatih di Spanyol. Harapannya talenta Indonesia bisa bersaing di level internasional," katanya.

Ketua Federasi Futsal Indonesia Michael Victor Sianipar menilai semakin banyak kompetisi akan semakin memperkuat ekosistem futsal nasional sekaligus meningkatkan prestasi Indonesia di dunia.

SMAN 1 Sidayu Menang 8-0

Hari pertama kompetisi langsung menghadirkan hujan gol. SMAN 1 Sidayu tampil dominan dengan mengalahkan SMAN 1 Balongpanggang 8-0.

Gol kemenangan dicetak Fembri, Faisul, Jabbar, tiga gol A'an, serta satu gol bunuh diri pemain lawan.

Kapten SMAN 1 Sidayu M Faisal mengaku timnya tampil maksimal sejak awal pertandingan.

"Saya rasa persiapan untuk hari ini cukup baik. Permainan anak-anak cukup maksimal karena kami tidak membeda-bedakan lawan," ujarnya.

Ia menegaskan seluruh pertandingan di TPAAF dianggap sebagai laga final.

"Semua lawan sama, semua pertandingan final," katanya.

Sementara Kapten SMAN 1 Balongpanggang Dista mengakui timnya tampil di bawah performa terbaik.

"Agak kecewa, kurang fit juga, tadi sempat telat pemanasan," ucapnya.

SMKN 1 Kalitengah Bangkit Setelah Tertinggal

Laga lain mempertemukan SMKN 1 Kalitengah melawan SMAN 1 Menganti yang berakhir dengan skor 7-2.

SMAN 1 Menganti sempat unggul cepat saat laga baru berjalan 10 detik melalui Bayu. Namun SMKN 1 Kalitengah bangkit dan mencetak tujuh gol untuk membalikkan keadaan.

Pelatih SMKN 1 Kalitengah Muhammad Lukman bersyukur timnya mampu meraih kemenangan meski sempat tertinggal.

"Bersyukur hari ini kami diberi hasil maksimal. Terima kasih kepada anak-anak yang sudah bekerja keras," katanya.

Menurutnya, ketenangan para pemain menjadi kunci keberhasilan membalikkan keadaan.

"Sempat tertinggal, tapi anak-anak masih tenang dan sabar menjalankan skema permainan yang sudah dipersiapkan saat latihan," tambahnya.

SMA Muhammadiyah 1 Gresik Menang Dramatis

Pertandingan lainnya mempertemukan SMA Muhammadiyah 1 Gresik melawan SMK Islamic Con yang berlangsung sengit.

SMA Muhammadiyah 1 Gresik akhirnya menang tipis 3-2 lewat gol penentu Hanif di menit ke-33 setelah kedua tim saling berbalas gol sepanjang pertandingan.

TPAAF Jatim Series #1 2026 akan berlangsung di Gresik hingga 18 Juni mendatang dan menjadi panggung bagi pemain-pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka menuju level yang lebih tinggi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.