Lahan Makam Makassar Kian Langka, Sudiang Memorial Park Hadir dengan Konsep Eksklusif Syar’i
Sanovra Jr June 13, 2026 02:20 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Di tengah hiruk-pikuk pembangunan Kota Makassar yang kian padat, ada satu kebutuhan mendasar yang kerap terlupakan, lahan peristirahatan terakhir.

Ketersediaan tanah makam menjadi tantangan serius bagi warga yang tinggal di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini.

Namun, kegelisahan itu kini mulai terjawab. Sudiang Memorial Park, kawasan pemakaman muslim modern yang berlokasi di Jalan Sudiang, Kelurahan Bakung, Kecamatan Biringkanaya, hadir dengan konsep eksklusif yang mengedepankan kenyamanan, pengelolaan berkelanjutan, serta kepatuhan terhadap syariat Islam.

Lebih dari Sekadar Lahan, Soal Kenyamanan dan Kehormatan Terakhir

Berbeda dengan pemakaman umum pada umumnya, Sudiang Memorial Park dirancang sebagai area yang asri, tertata rapi, dan mudah diakses.

Setiap sudutnya dipenuhi pepohonan hijau, gazebo, toilet bersih, serta sistem drainase dan air bersih yang memadai.

“Kami ingin memberi penghormatan terbaik bagi yang telah berpulang, sekaligus ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Arfah Taufiq, Head of Sales Sudiang Memorial Park kepada Tribun-Timur,  Jumat (12/6/2026).

Tak hanya soal lingkungan, lokasi ini juga mudah dijangkau dari pusat kota. Keluarga yang berziarah tak perlu khawatir dengan akses jalan yang sempit atau macet berkepanjangan.

200 Kavling Sold Out, Bukti Kepercayaan Warga

Sejauh ini, Sudiang Memorial Park telah menyediakan total 450 unit kavling pemakaman.

Kabar menggembirakan, 200 unit di antaranya sudah ludes terjual.

Artinya, hampir separuh kawasan sudah dipesan oleh masyarakat yang ingin memiliki kepastian tempat peristirahatan terakhir bagi anggota keluarganya.

“Kami melihat kondisi saat ini, banyak yang ingin mempersiapkan tujuan akhir secara terencana. Sudiang Memorial Park hadir sebagai solusi investasi masa depan berupa kavling pemakaman muslim eksklusif,” tambah Arfah.

Fasilitas Lengkap, Bahkan Ambulans Gratis!

Salah satu nilai plus yang membuat warga Makassar melirik Sudiang Memorial Park adalah paket layanan lengkap gratis bagi pelanggan yang telah berakad.

Fasilitas tersebut antara lain, Ambulans gratis untuk menjemput dan mengantarkan jenazah hingga ke liang lahat. Batu nisan gratis. Tukang gali dan tutup makam tanpa biaya tambahan. Papan liang lahad gratis. Perlengkapan jenazah (kain kafan, dll) gratis. Tenda dan kursi selama proses pemakaman. Dengan fasilitas ini, keluarga tak perlu lagi pusing mengurus logistik di saat berduka. Semua sudah tersedia.

Pengembangan Berkelanjutan dan Legalitas Jelas

Pengelola Sudiang Memorial Park berkomitmen untuk terus mengembangkan kawasan.

Saat ini sedang dibangun infrastruktur pendukung seperti sistem drainase yang baik, penambahan area hijau, serta gazebo dan toilet tambahan untuk kenyamanan peziarah.

“Kami berkomitmen menghadirkan kawasan yang terawat, tertata, dan memiliki legalitas yang jelas. Ini penting agar keluarga tidak khawatir di kemudian hari,” tegas Arfah.

Solusi Masa Depan di Tengah Lahan Makassar yang Terbatas

Bagi warga Makassar yang ingin memiliki kepastian lahan makam dengan konsep Islami, nyaman, dan bebas ribet, Sudiang Memorial Park bisa menjadi pilihan.

Lokasinya yang strategis serta fasilitas yang sudah teruji, membuat kawasan ini layak disebut sebagai investasi akhirat yang bijak.

Karena pada akhirnya, setiap jiwa pasti kembali. Dan tempat peristirahatan terakhir adalah hak yang pantas dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.