TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Kemunculan seekor buaya berukuran sekitar tiga meter di perairan Pantai Dusun Labuan, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, belakangan ini semakin sering terlihat dan membuat warga serta nelayan waspada.
Pantauan warga, buaya tersebut kerap muncul di dekat perahu-perahu nelayan yang bersandar di bibir pantai.
Hewan liar itu beberapa kali terlihat naik ke permukaan air sebelum kembali menyelam.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sulbar 13 Juni 2026: Mamuju Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir
Baca juga: Curigai Istri Selingkuh, Warga Padang Panga Mamuju Minum Empat Tetes Racun Rumput Gramoxone
Salah satu warga, Ipa, bahkan sempat merekam kemunculan buaya tersebut menggunakan telepon genggamnya.
Dalam rekaman itu terlihat pemandangan yang tidak biasa.
Buaya tersebut tampak mengapung di permukaan laut sambil menggigit dan mengunyah plastik bekas pembungkus es batu yang hanyut di perairan.
Sesekali, buaya itu terlihat menggeram sebelum kembali memainkan plastik yang berada di mulutnya.
Ipa mengaku sudah beberapa kali melihat kemunculan buaya tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
"Sudah sering muncul di sekitar pantai. Ukurannya sekitar tiga meter dan biasanya terlihat dekat perahu nelayan," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, hingga kini buaya tersebut belum pernah menyerang warga maupun nelayan yang beraktivitas di sekitar pantai.
Meski demikian, kemunculannya tetap menimbulkan kekhawatiran karena lokasinya sangat dekat dengan area tempat nelayan keluar-masuk melaut dan lokasi warga beraktivitas di pesisir.
Ia mengatakan, buaya itu lebih sering muncul pada malam hari, meski sesekali juga terlihat pada siang atau sore hari saat kondisi laut tenang.
Warga berharap masyarakat yang beraktivitas di sekitar Pantai Dusun Labuan meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati lokasi jika melihat kemunculan reptil tersebut.
Selain memicu kekhawatiran, kejadian buaya yang memakan plastik bekas pembungkus es batu juga menjadi perhatian warga karena menunjukkan masih banyak sampah plastik yang mengapung di laut dan berpotensi membahayakan satwa liar di kawasan pesisir.
Aksi buaya memakan plastik bekas pembungkus es batu turut memantik pertanyaan mengenai dampak pencemaran sampah terhadap perilaku satwa liar.
Plastik yang mengapung di laut diduga disangka makanan oleh buaya sehingga berpotensi tertelan.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa pencemaran sampah plastik di laut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat membahayakan kehidupan satwa yang hidup di habitat tersebut.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan