TRIBUN-PAPU.COM - Persiapan jelang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, terus dimatangkan oleh sejumlah pihak.
Polda Papua Barat menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Pesparawi Mansinam-2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung pada 15–30 Juni 2026.
Latpraops digelar untuk meningkatkan kesiapan personel sekaligus menyamakan pola tindak dan langkah strategis dalam pengamanan agenda nasional yang akan menghadirkan ribuan peserta dan tamu dari berbagai provinsi di Indonesia.
Baca juga: Lepas Kontingen Pesparawi, Gubernur Papua Titip Misi Persaudaraan di Manokwari
“Kegiatan ini bertujuan agar seluruh personel memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing sehingga pengamanan dapat berjalan optimal,” ujar Karoops Polda Papua Barat, Kombes Pol Erwin Irawan, Kamis (12/6/2026), seperti dilansir TribunPapuabarat.com.
Dalam Operasi Pesparawi Mansinam-2026, Polda Papua Barat mengerahkan 811 personel yang ditempatkan pada berbagai satuan tugas sesuai kebutuhan dan tingkat kerawanan objek pengamanan.
Personel tersebut terdiri dari Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcarlantas, Humas, Banops, Dokkes, serta satuan tugas pendukung lainnya.
PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman
Persiapan juga dilakukan oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manokwari.
Manager PLN UP3 Manokwari, Avry Triyudha memastikan pasokan listrik selama pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.
Avry mengatakan, PLN UP3 Manokwari menyiagakan 125 personel teknis untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan Pesparawi, mulai dari kedatangan kontingen hingga pelaksanaan lomba di berbagai venue.
Baca juga: 156 Anggota Kontingen Pesparawi Biak Siap Bertolak ke Papua Barat
“Kami sudah bersiap bahkan sebelum peserta tiba. Di beberapa titik, kami juga mendapat tambahan personel dari daerah lain untuk memperkuat pengamanan kelistrikan,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Untuk memperkuat keandalan sistem, PLN menyiagakan tiga unit genset berkapasitas masing-masing 100 kilowatt (kW) di kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi.
Selain itu, setiap venue perlombaan juga dilengkapi satu unit genset cadangan sebagai antisipasi jika terjadi gangguan pada jaringan utama.
PLN terus berkoordinasi dengan pengelola venue dan penginapan guna memastikan seluruh instalasi listrik dalam kondisi aman.
“Kami memastikan seluruh sistem dalam kondisi siap. Dengan dukungan personel, peralatan, dan kapasitas daya yang tersedia, kami optimistis pasokan listrik selama Pesparawi Nasional XIV dapat berjalan andal dan lancar,” pungkasnya. (*)