BANGKAPOS.COM - Pertandingan seru bakal langsung tersaji di laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026.
Tim bertabur bintang, Brasil, lebih diunggulkan untuk mengawali kiprahnya dengan kemenangan saat menghadapi kekuatan raksasa Afrika, Maroko. Jadwal pertandingan Brasil vs Maroko akan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu, 14 Juni 2026, dengan waktu kick-off pukul 05.00 WIB.
Meskipun diunggulkan, Selecao diprediksi tidak akan mudah meraih tiga poin penuh. Maroko, yang berjuluk Singa Atlas, dikenal sebagai salah satu tim paling konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Menariknya, laga ini juga akan menjadi panggung ujian perdana bagi Carlo Ancelotti di Piala Dunia sebagai pelatih asing pertama dalam sejarah Tim Samba.
Ancelotti mengemban misi besar untuk mengakhiri penantian panjang publik Brasil meraih gelar juara dunia yang terakhir kali mereka rasakan pada tahun 2002 silam.
Brasil menatap laga ini dengan optimisme tinggi setelah menyapu bersih tiga laga uji coba terakhir dengan kemenangan atas Kroasia, Panama, dan Mesir, serta menggelontorkan total 11 gol. Namun, Maroko di bawah asuhan Mohamed Ouahbi bukanlah lawan sembarangan.
Sejak mencetak sejarah di Piala Dunia 2022, performa mereka sangat stabil dan belum tersentuh kekalahan dalam 29 laga terakhir di semua kompetisi.
Bahkan, dalam pengamatan pengamat sepak bola di tanah air, posisi runner-up Grup C di bawah Brasil diprediksi akan menjadi rebutan sengit antara Maroko dan Skotlandia.
Baca juga: Jadwal Piala Dunia 2026 PDF & Excel Lengkap, Silakan Download!
Kualitas individu pemain Brasil, kedalaman skuad yang merata, serta pengalaman kompetitif Carlo Ancelotti dalam laga-laga besar diprediksi akan menjadi faktor pembeda.
Di sisi lain, kekuatan utama Maroko terletak pada organisasi permainan yang disiplin, pertahanan kokoh, serta transisi menyerang yang sangat cepat.
Mengingat rekor pertemuan terakhir di mana Maroko sempat mengejutkan Brasil, laga ini diyakini akan berjalan ketat sejak menit awal.
Prediksi skor Brazil vs Maroko adalah 3-1, 2-1 atau 2-2.
Namun, melihat statistik kunci di mana Brasil hanya kalah satu kali dalam laga pembuka Piala Dunia sejak 1930, dipadukan dengan modal solid Maroko yang berada di peringkat 7 dunia (tepat di bawah Brasil di posisi 6), prediksi skor Brazil vs Maroko adalah 2-1 untuk kemenangan tim Samba atau berakhir imbang 2-2 jika organisasi pertahanan Maroko tampil solid sepanjang 90 menit.
Beberapa media internasional terkemuka telah merilis prediksi skor untuk laga sengit ini, di antaranya:
Secara historis, kedua tim baru bertemu sebanyak dua kali di panggung internasional, dengan kekuatan yang berimbang jika melihat hasil akhir.
Brasil pernah superior di Piala Dunia 1998, namun Maroko berhasil membalasnya dalam laga uji coba terakhir pada tahun 2023 lalu dengan skor 2-1.
Berikut head to head Brazil vs Maroko dalam dua pertemuan terkahir mereka:
Carlo Ancelotti diprediksi akan menurunkan formasi andalannya 4-2-3-1 dengan mengandalkan ketajaman Vinicius Jr dan Matheus Cunha di lini depan.
Sementara itu, Maroko akan meladeni dengan formasi ofensif-fleksibel 4-3-3 demi meredam agresivitas lini tengah Selecao.
Berikut perkiraan susunan pemain awal kedua tim:
Brasil (4-2-3-1): Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Sandro; Casemiro, Guimaraes; Raphinha, Paqueta, Vinicius Jr; Cunha.
Pelatih: Carlo Ancelotti.
Maroko (4-3-3): Bounou; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; Amrabat, El Aynaoui, Ounahi; Diaz, Saibari, El Khannouss.
Pelatih: Mohamed Ouahbi.
Semantara itu, ajang Piala Dunia 2026 kali ini membuat Pelatih Babel Jaya, Bachtiar Hamid ikut menyoroti peran organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI)
Sorotan diberikan setelah gelandang serang Korea Selatan Hwang Hee Chan mampu membawa timnya, mengalahkan tim Republik Ceko dengan skor 2-1 di ajang Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan yang digelar Stadion Estadio Guadalajara tim berjuluk Taeguk Warriors berhasil melakukan comeback, setelah sebelumnya sempat tertinggal oleh gol Ladislav Krejci pada menit 59.
Tertinggal 0-1, Pelatih Korea Selatan Myung Bo pun memasukan pemain yang merumput di Liga Inggris bersama Wolferhampton Hwang Hee Chan pada menit 62.
Tak butuh waktu lama Hwang Hee Chan langsung memberikan dampak dengan ikut andi dalam gol pada menit 67 oleh Hwang In Beom dan gol kemenangan di menit 80 oleh Oh Hyeon Gyu.
Bagi Bachtiar Hamid, nama Hwang Hee Chan kembali mengingatkan para pecinta sepak bola Indonesia ketika permain tersebut Tim Indonesia U-19 pada 2013 lalu.
Dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-19 2013 lalu, Hwang Hee Chan justru harus tertunduk malu usai dikalahkan Evan Dimas cs dengan skor 3-2.
Pelatih Babel Jaya Bachtiar Hamid pun menyoroti generasi emas Evan Dimas yang kini justru tenggelam, meski sempat meraih prestasi Piala AFF 2019 lalu.
"Indonesia ini ketika di tingkat junior usia 20 tahun ke bawah, potensi pemain luar biasa. Artinya bisa menyamai tim-tim negara Asia sepertu Korea, Jepang, Australia. Tapi ketika level senior, kita kalah," ujar Bachtiar Hamid, Jumat (12/6/2026).
Untuk itu Bachtiar Hamid yang juga membawa tim Babel Jaya berlaga National Series 2026, menyoroti peran Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait dengan pola pembinaan.
"Pekerjaan rumah PSSI bagaimana pembinaan sepak bola berkelanjutan untuk usia dini, kontribusi juga PSSI buat buat tim dan Sekolah Sepakbola (SSB)," bebernya.
Selain itu pihaknya juga berharap adanya dukungan fasilitas, termasuk sarana dan prasarana yang ada di daerah.
"Dengan fasilitas yang memadai, tentunya tujuan prestasi sepak bola nasional lebih maju lagi. Dengan kiprahnya pemain Asia di Eropa itu kita sudah dapat nilai plus, bahwa Asia juga bisa bersaing dengan negara Eropa dan Amerika Latin," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy/ Tribunnews/ Dedy Qurniawan)