SURYA.co.id, PAMEKASAN - Manajemen Madura United melakukan langkah besar menatap musim 2026/2027, demi prestasi terbaik.
Setelah mendatangkan pelatih baru, Ze Gomes dan tim analis pelatih Hilton Moreira yang dibantu orang-orang lama di tim kepelatihan. Rakhmad Basuki (asisten pelatih), Amiruddin (pelatih kiper), dan Rony Azani (pelatih fisik).
Terbaru, tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab itu akan merombak hampir 90 persen skuadnya. Melepas 12 pemainnya musim lalu (2025/2026).
Kabar ini disampaikan langsung Presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi (AQ).
"Saya menyetujui usulan direksi dan tim teknis untuk melepas 12 pemain dan mendatangkan 11 pemain baru, 3 diantaranya pemain asing," kata Achsanul Qosasi.
Sejauh ini, Madura United baru mengumumkan berpisah dengan tujuh pemainnya musim lalu. Semuanya pemain lokal.
Tujuh pemain tersebut: Miswar Saputra, Satrio Azhar, Nurdiansyah, Kartika Vedhayanto, Ferian Rizki, M Kemaluddin, dan Yuda Editya.
"Saya minta kepada direksi agar tim pelatih baru melakukan kordinasi dan mengusulkan 3 pemain asing baru," tambahnya.
Mengenai posisi pemain asing, AQ menyebut tidak ada lagi penambahan di posisi pemain belakang. Fokusnya memperkuat lini depan.
"Posisi striker, winger, dan pemain tengah," tegas pria asli Sumenep, Madura itu.
"Karena menurut laporan tim teknis, posisi tersebut butuh penguatan," tambahnya.
Produktivitas gol Madura United di Super League 2025/2026 memang tidak terlalu baik.
Hanya mencetak 37 gol dari 34 pertandingan. Kebobolan 54 gol.
"Musim depan kami akan menyiapkan 10 pemain asing. Tujuh pemain asing kami (musim lalu) tetap bersama," pungkas AQ.