TRIBUN-GOWA.COM — Seorang pria dilaporkan melompat dari Jembatan Kembar Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (12/6/2026) malam.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.55 Wita itu menghebohkan warga dan para pengendara yang melintas.
Sejumlah masyarakat tampak berkerumun di sekitar jembatan.
Mereka menyaksikan proses pencarian korban.
Akibat banyaknya warga yang memadati lokasi, arus lalu lintas di kawasan Jembatan Kembar Gowa sempat mengalami kemacetan.
Sepeda motor milik korban terlihat masih terparkir di jembatan.
Baca juga: Modus Polwan dan 3 TNI Peras Sopir Travel di Gowa, Dicegat di Jembatan Kembar dan Minta Rp50 Juta
Mendapat laporan dari masyarakat, tim SAR gabungan dikerahkan melakukan pencarian di aliran Sungai Jeneberang yang berada tepat di bawah Jembatan Kembar.
Tim SAR gabungan terdiri dari BPBD Kabupaten Gowa, Damkar Gowa, BPBD Makassar, Damkar Makassar, Basarnas.
Kemudian, TNI-Polri, unsur SAR gabungan, serta masyarakat dan pemerintah setempat.
Proses pencarian berlangsung cukup lama karena dilakukan pada malam hari.
Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan, Sabtu (13/6/2026) sekira pukul 01.30 Wita.
Jasad korban berinisial HI (25), warga Kecamatan Pallangga, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban dengan menggunakan kantung jenazah berwarna oranye.
Kanit Pamapta Polres Gowa, Ipda Rahayu, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya seseorang diduga melompat dari Jembatan Kembar," kata Rahayu.
Ia mengatakan korban berjenis kelamin laki-laki dan pencarian dilakukan sejak laporan diterima pada sekitar pukul 21.45 Wita.
"Iya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ucapnya
Menurut keterangan pihak keluarga, korban diduga memiliki gangguan mental.
Setelah proses evakuasi selesai, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
"Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka," pungkasnya
Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli