TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi terkini berkekuatan magnitudo 4,6 SR guncang di wilayah Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu 13 Juni 2026 siang.
Guncangan gempa tersebut berpusat di laut.
"Gempa magnitudo 4,6 skala richter," dikutip dari akun X BMKG, Sabtu (13/6/2026).
Gempa tersebut terjadi pada pukul 12:37 WIB atau 13:37 WITA.
Pusat gempa berada di 176 kilometer barat laut Tahuna, Sulut.
Koordinat titik gempa berada di 5.20 lintang utara (LU), dan 125.40 Bujur Timur (BT).
Kedalaman pusat gempa berada di kedalaman 24 kilometer.
Berikut data lengkap dari BMKG:
#Gempa Mag:4.6, 13-Jun-2026 12:37:08 WIB,
Lok:5.20 LU, 125.40 BT (176 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT),
Kedlmn:24 Km #BMKG
Sekilas Melonguane
Jarak antara Manado dan Tahuna (ibu kota Kabupaten Sangihe) adalah sekitar 244 hingga 248 kilometer melalui jalur laut.
Perjalanan laut dari Pelabuhan Manado menuju Pelabuhan Tahuna biasanya memakan waktu tempuh sekitar 5-7 jam dengan kapal cepat.
Sekitar 8-10 jam menggunakan kapal malam.
Untuk perjalanan yang lebih singkat, tersedia penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sam Ratulangi (Manado) menuju Bandara Naha (Tahuna) yang hanya memakan waktu sekitar 50 menit.
Gempa kecil
Termasuk gempa dangkal berskala kecil.
Getaran ini umumnya tidak membahayakan dan jarang menimbulkan kerusakan.
Karena terjadi di laut, getaran di pesisir pantai kemungkinan sangat kecil atau tidak terasa sama sekali.
Dengan magnitudo sebesar 4,6, gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Energi yang dilepaskan terlalu kecil untuk memindahkan volume air laut yang cukup besar untuk memicu gelombang tsunami.
Saat gempa, tak terasa di Manado.
Tindakan saat terjadi gempa
Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:
1. Tetap tenang
Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!
Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.
2. Di dalam rumah
Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.
Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.
Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.
Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.
3. Di luar ruangan
Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.
Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.
Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.
4. Di kerumunan
Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.
Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.
5. Di gunung atau dataran tinggi
Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.
Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.
6. Di laut
Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.
Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.
7. Di dalam kendaraan
Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.
Berhentilah di tempat dan berhentilah di sana.
(TribunManado.co.id/Ang)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK