Panggilan Polisi Tak Digubris, Keberadaan Selebgram Karin Novilda Dibeberkan Dara Arafah
Achmad Maudhody June 13, 2026 02:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Panggilan Polisi tak digubris, keberadaan selebgram Karin Novilda dibeberkan Dara Arafah.

Kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah oleh Hanania Group kini tengah diusut Polisi.

Membuat ratusan calon jemaah terancam merugi dan batal umrah, penyidikan atas kasus tersebut bergulir di Polda Metro Jaya.

Dalam kasus ini sederet nama artis dan selebgram ikut terseret.

Mereka satu-persatu dipanggil Polisi untuk diperiksa kesaksiannya.

Mayoritas dimintai keterangan terkait transaksi dalam kerjasama prmomosi dan endorsement.

Setelah banyak artis dan selebgram yang sudah datang memenuhi panggilan Polisi, satu orang yang turut dipanggil namun belum menanggapi adalah Karin Novilda alias Awkarin.

Terkait hal itu, kolega Karin yakni Dara Arafah yang sudah memberikan keterangan pada penyidik buka suara.

Ia menyebut, Karin belum bisa memenuhi panggilan karena masih berada di Australia.

"Tadi aku bareng sama Sarah," kata Dara Arafah di Polda Metro Jaya, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (12/6/2026).

"Karin qadarullah masih ada di Australia jadi dia belum balik," lanjutnya.

Baca juga: Nasib Anisa Rahma Eks Cherrybelle Usai Rumahnya Kebakaran, 12 Orang Gantian Gunakan 1 Kamar Mandi

Meski demikian, Dara memastikan Awkarin siap bersikap kooperatif memenuhi panggilan penyidik setelah kembali ke Indonesia.

"Tapi nanti dia akan memenuhi panggilan, tapi belum tahu kapannya," pungkas Dara.

Selain Dara Arafah deretan publik figur lainnya sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini, diantaranya Anisa Rahma, Anindito Dwis, Cut Meyriska, Roger Danuarta, Praz Teguh, Paula Verhoeven, Thaliq Halilintar, Aaliyah Massaid, Keanu Agl hingga Anwar BAB.

JALANI PEMERIKSAAN - Potret Keanu Agl di Polda Metro Jaya, Senin (8/6/2026).
JALANI PEMERIKSAAN - Potret Keanu Agl di Polda Metro Jaya, Senin (8/6/2026). (Tribunnews.com/Reynas Abdila)

Polisi Kirim Panggilan Kedua

Karin Novilda sejatinya dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin (8/6/2026) lalu. Namun, ia absen tanpa memberikan keterangan kepada penyidik.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengatakan, penyidik akan melayangkan panggilan kedua kepada Awkarin.

"Kemudian ada beberapa juga influencer yang tidak hadir, yaitu saudari KN dan saudara FBI tidak hadir, kemudian tidak memberikan konfirmasi. Dari penyidik akan menerbitkan panggilan kedua kepada dua orang saksi tersebut," kata Andaru, dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (11/6/2026).

Pada Kamis, polisi memeriksa komika Praz Teguh dan artis Paula Verhoeven untuk mendalami hubungan kerja sama mereka dengan Hanania Travel.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya sudah lebih dulu memeriksa selebgram Keanu Angelo, pasangan suami istri Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid, serta Anwar Sanjaya.

"Jadi yang sudah diperiksa sampai saat ini ada enam influencer. Dan yang akan diperiksa, termasuk yang akan hadir di esok hari, itu berjumlah sembilan orang influencer," ujar Andaru.

Pemeriksaan para influencer bakal dilanjutkan pada Jumat (12/6/2026) besok. Mereka adalah Roger Danuarta, Cut Meyriska, Sarah Gibson, Dara Arafah, dan Audrey Jesselyn.

"Menurut keterangan sampai sekarang, mereka akan hadir sekitar jam 10.00. Namun nanti akan kami sampaikan perkembangannya lagi," ucap Andaru.

Kesal Nama Baik Tercoreng

Selebgram Dara Arafah diperiksa sebagi saksi kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah Hanania Group di Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026).

Kronologi keberangkatan umrahnya pada 2022 silam termasuk bukti lain telah diberikan kepada tim penyidik yang menangani perkara tersebut.

Meski demikian, Dara menilai kerugian yang dialaminya tidak sebanding dengan para jemaah yang menjadi korban dalam kasus tersebut.

Menurutnya, para korban mengalami kerugian yang jauh lebih besar karena kehilangan materi hingga waktu untuk beribadah.

"Cuma menurut aku itu semua enggak sepadan sama korbannya, sama korban dari Hanania itu sendiri yang memang dirugikan secara materi, waktu," ucapnya lirih.

Dara juga menyoroti banyaknya korban yang sudah berusia lanjut.

"Korban-korbannya itu kan banyak juga yang usianya tuh usia yang sudah tua, kakek-kakek, nenek-nenek, lansia seperti itu ya. Jadi kalau dibilang kasihan ya lebih kasihan mereka," lanjut Dara.

Sebelumnya, Direktur PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan umroh dan ditahan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, Farhan diduga menggelapkan dana calon jemaah untuk kepentingan di luar umrah.

Sebagian dari dana para calon jemaah diduga digunakan untuk membayar jasa influencer yang memasarkan Hanania Travel.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.