BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ratusan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangka Barat menyampaikan berbagai aspirasi terkait kesejahteraan, kesetaraan, dan perlindungan hukum profesi guru kepada Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Bangka Belitung, Ustaz H. Zuhri M. Syazali.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Gedung Sriwijaya, Komplek Unmet Mentok, Sabtu (13/6/2026) siang.
Dalam kesempatan itu, Ustaz Zuhri menegaskan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak pendidikan sekaligus agen yang turut menyosialisasikan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI kepada peserta didik dan masyarakat. Ia juga memaparkan tentang upaya penguatan perlindungan hukum dan peningkatan kesejahteraan guru sebagai pilar untuk mewujudkan pendidikan berkualitas.
“Para guru inilah yang sangat strategis dalam membantu mensosialisasikam nilai-nilai empat pilar MPR RI ini kepada anak didiknya dan juga masyarakat sekitarnya,” kata Ust. Zuhri.
Lanjut dia, perlindungan hukum dan peningkatan kesejahteraan para guru yang juga banyak dibahas dalam kesempatan tersebut juga menjadi hal yang saat ini sedang diperjuangkan.
Kata dia, saat ini sedang dalam proses revisi Undang-Undang Pendidikan Nasional oleh Komisi X DPR RI.
“Memang isu kesetaraan, kesejahteraan dan perlindungan hukum itu sudah masuk dan jadi isu-isu penting yang dibahas dalam revisi Undang-Undang itu,” jelasnya.
Oleh karena itu, aspirasi-aspirasi yang disampaikan oleh para guru di Kabupaten Bangka Barat tersebut dapat memperkaya khazanah aspirasi yang bakal diperjuangkan di tingkat pusat nantinya.
“Mudah-mudahan Undang-Undang yang dihasilkan dan disahkan nanti dapat betul-betul menjawab apa yang diharapkan oleh guru, baik dari perlindungan hukum maupun kesetaraan dan kesejahterannya,” ungkapnya.
Apalagi kata dia, mencerdaskan bangsa merupakan amanah konstitusi yang jadi tugas para guru. Oleh karena itu, kompetensi, kesejahteraan dan sarana prasarana pendidikan jadi hal yang perlu ditingkatkan sehingga dapat menghasilkan anak didik yang menjadi SDM berkualitas.
“Itu menjadi hal yang sangat penting untuk dikaji sehingga kedepannya sehingga kita dapat mencerdaskan kehidupan bangsa dengan maksimal,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Bangka Barat, Budi Wahana berharap adanya wadah sosialisasi empat pilar MPR RI ini dapat menjadi sarana perjuangan aspirasi yang disampaikan oleh para guru untuk dibawa ke Senayan.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami warga PGRI, mohon aspirasi ini ditindaklanjuti lewat kebijakan,” ujar Budi.
Dirinya berharap pula, para guru mendapat perlindungan hukum dengan kebijakan hukum yang pasti dan diperhatikan kesejahteraannya sehingga dapat fokus mengajar dan mendidik anak.
“Jika Pancasila jiwa Bangsa, maka guru nadinya. Jika NKRI rumah kita, maka guru fondasinya. Mari kuatkan pilar guru agar terwujud pendidikan yang bermutu,” imbuhnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)