Koperasi Merah Putih di Plaju Ilir Palembang Belum Beroperasi, Warga Minta Segera Difungsikan
Welly Hadinata June 13, 2026 06:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Keberadaan Koperasi Merah Putih di kawasan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Sumsel, hingga kini belum dapat dimanfaatkan masyarakat.

Padahal bangunan dan gudang koperasi tersebut telah berdiri sejak beberapa bulan lalu dan berada di lokasi yang strategis, dekat dengan pasar serta terminal Plaju.

Pantauan Sripoku.com di lapangan, Sabtu (13/6/2026), menunjukkan bangunan koperasi berupa deretan ruko dengan enam pintu dan satu gudang penyimpanan yang dipersiapkan untuk menampung stok kebutuhan pokok. 

Namun hingga kini aktivitas operasional belum terlihat berjalan.

Kondisi tersebut membuat sejumlah warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berharap pemerintah segera meresmikan sekaligus mengoperasikan Koperasi Merah Putih agar dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Salah seorang warga Plaju, Suci, mengatakan bangunan koperasi telah selesai dibangun sekitar enam hingga tujuh bulan lalu. Namun sampai sekarang belum terlihat adanya aktivitas maupun ketersediaan barang yang akan dijual kepada masyarakat.

"Ini baru bangunannya saja, untuk barang-barangnya belum ada sama sekali," ujar Suci.

Menurutnya, masyarakat berharap keberadaan koperasi dapat menjadi solusi untuk menekan harga kebutuhan pokok yang belakangan mengalami kenaikan.

"Kami berharap harga di koperasi bisa lebih murah. Kalau selisihnya hanya seribu atau dua ribu rupiah, tentu tidak terlalu berpengaruh bagi masyarakat," katanya.

Harapan serupa disampaikan Sida, warga lainnya yang tinggal di kawasan Plaju. Ia menilai pemerintah perlu segera mengisi stok barang kebutuhan pokok yang paling dibutuhkan masyarakat sebelum koperasi diresmikan.

"Seperti minyak goreng, gula, tepung terigu, dan beras. Barang-barang itu yang paling dibutuhkan masyarakat sekarang dibandingkan bangunannya hanya terbengkalai," ujarnya.

Sida berharap Koperasi Merah Putih dapat menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Menurutnya, jika koperasi mampu menjual barang sesuai harga acuan pemerintah, masyarakat akan sangat terbantu di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.

"Kalau harga Minyakita misalnya bisa sesuai harga pemerintah, tentu lebih hemat bagi masyarakat. Begitu juga gas elpiji dan kebutuhan pokok lainnya," katanya.

Warga berharap pemerintah segera mempercepat proses operasional Koperasi Merah Putih sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah yang saat ini menghadapi tekanan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.