Dihantam Sanksi dan Lesu usai Kemenangan Perdana, Keluh Pembalap Tim Papan Atas Honda di Moto3
Wahid Fahrur Annas June 13, 2026 06:33 PM

LEOPARDRACING.COM
Pembalap Leopard Racing, Guido Pini, selama balapan Moto3 Hungaria 2026.

BOLASPORT.COM - Leopard Racing menjadi representasi tim Honda yang mampu bersaing di papan atas selama bertahun-tahun di kelas Moto3.

Tim balap asal Spanyol itu menggunakan prototipe motor NSF250RW, kuda besi yang juga digunakan oleh Veda Ega Pratama di Honda Team Asia.

Leopard selalu menjadi tim Honda terbaik yang finis pada klasemen akhir Moto3 sampai terakhir pada musim lalu.

Namun, Moto3 2026 menjadi ujian tersendiri dan bencana setidaknya pada delapan balapan awal musim ini.

Pembalap terbaik mereka, Adrian Fernandez, mendapatkan hukuman berat setelah hasil dalam enam balapannya didiskualifikasi.

Hukuman tersebut sekaligus membuat posisi Leopard Racing berada di bawah Honda Team Asia dalam klasemen tim Moto3 2026.

Veda Ega Pratama menjadi pembalap Honda teratas yang berada pada papan klasemen di posisi keenam setelah lima pembalap KTM menguasai lima besar.

Fernandez kehilangan seluruh poinnya dari seri GP di Thailand hingga GP di Catalunya.

Adik dari pembalap Trackhouse MotoGP, Raul Fernandez, itu akhirnya harus mengumpulkan poinnya sejak GP Italia dengan finis ke-4 dan GP Hungaria finis ke-10.

“Ini adalah akhir pekan yang sangat berat, sama seperti balapan hari ini," kata Fernandez, dilansir BolaSport.com dari laman resmi tim Leopard.

"Saya berusaha sekuat tenaga, tapi kecepatan saya tidak cukup."

"Pada akhirnya, posisi kesepuluh adalah hasil terbaik yang bisa kami raih hari ini."

"Kami akan melupakan ini dan kembali dengan semangat untuk bertarung lagi di Brno,” ujar Fernandez.

Selain itu, Guido Pini juga mengalami tren penurunan setelah berhasil memenangkan balapan perdananya di kelas Moto3 pada seri GP di Amerika.

Pembalap Italia sudah tiga kali gagal meraih poin dan hanya mampu mengumpulkan 12 poin dari lima seri balapan.

“Sayang sekali. Seharusnya kita bisa menjalani balapan yang bagus hari ini, tapi kita takkan pernah tahu pasti, karena saya terjatuh di lap pertama akibat terjadi kontak," kata Pini yang gagal finis pada GP Hungaria.

"Kita harus menyadari bahwa masalah utama kita adalah start dari barisan belakang, karena hal itu membawa risiko yang lebih besar."

"Seandainya saja tidak terjadi kecelakaan kemarin saat kualifikasi, segalanya bisa saja sangat berbeda. Kita akan terus bekerja keras dan memberikan yang terbaik di Brno,” ujar Guido Pini.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.