Keunikan Pembukaan PKB 2026: Dibuka Wayan Koster, Prabowo Batal Hadir Hingga Tarian Barong Masal
Ngurah Adi Kusuma June 13, 2026 07:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Acara pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2026 menjadi prhatian banyak pihak usai banyaknya keunikan yang ditampilkan.

Beberapa aksi unik seperti penampilan dari ISI Bali dengan menampilkan garapan Maha Merdangga Kalpa.

Uniknya, Gubernur Bali, wayan Koster menjadi sosok yang membuka pergelaran PKB Bali 2026 ini.

Hal ini menjadi perhatian mengingat sudah tiga kali berturut-turut Pesta Kesenian Bali (PKB) tak dibuka oleh presiden.

Baca juga: Peed Aye PKB, Badung Libatkan Difabel, Tabanan Tampilkan Barong Massal

Sebelumnya, di tahun 2023 dibuka Presiden Kelima, Megawati Soekarnoputri.

Setelah itu, PKB dibuka menteri yakni tahun 2024 oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Tahun 2025 dibuka oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon. 

Pembukaan ditandai dengan pawai atau peed aye yang digelar di Jalan Puputan Renon di depan Monumen Bajra Sandhi Renon, Denpasar.

"Saya Gubernur Bali dengan resmi melepas peed aye sebagai rangkaian Pesta Kesenian Bali 2026," ungkap Koster saat membuka PKB.

Peed Aye ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, dan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Baca juga: Polresta Denpasar Siagakan 112 Personel Amankan Pawai Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026

Usai penampilan dari ISI Bali, penampilan selanjutnya disusul duta Kabupaten Jembrana yang menampilkan iringan uparengga, peed, Tari Cempaka Putih, Tari Makepung.

Selanjutnya disusul duta Kabupaten Karangasem dengan menampilkan barisan uparengga, tari kreasi Rerejangan Tiang Sanga, Tari Daratan, tambur, serta garapan tematik berjudul Atma Prasangsa.

Setelah Karangasem, disusul Kabupaten Buleleng dengan menampilkan Tari Kembang Deeng, bandrangan, dan garapan tematik Sang Jaratkaru.

Kabupaten Bangli menampilkan pancaka tirta, lelontek, gong bebaturan dan barong ngelawang, rerejangan, Tari Mabuan, dan garapan tematik Japatuan.

Disusul Kabupaten Klungkung membawakan gamelan gong suling, gebogan, uparengga, Tari Kreasi Damar Kurung, Barong Nongkling, dan dramatari Dalem Bungkut. 

Baca juga: Illustrator Sepak Bola, Azka Alfi Jagokan Jerman Pada Piala Dunia 2026

Lalu Kabupaten Tabanan hadir dengan nuansa didominasi merah menampilkan jegeg bagus bawa masing-masing empat anak simbol KB Bali, uparengga, okokan, barong massal yakni barong bangkal, barong macan dan lembu, garapan Kuntisraya dan ogoh-ogoh. 

Setelahnya Kabupaten Gianyar menampilkan Gong Beri, punggawa Tampaksiring, gebogan, Tari Kreasi Rarejangan, Tari Bebarisan, dan Maya Denawa Pengenter.

Kabupaten Badung libatkan penyandang disabilitas sebanyak 4 orang, Tari Sekar Jepun, Rejang Sutra, Tamyang Cakra Byuha, Sasmita Surud Ayu, serta garapan berjudul Dewa Ruci.

Dan terakhir adalah Kota Denpasar menampilkan tek-tekan, karnaval, bungan jaja, dan uparengga.

Lalu dilanjutkan dengan penampilan legong manca yang diiringi semara pegulingan Sekehe Nada Acharya, tari barong dari Sekehe Kubu Barong, tari Sang Hyang Dedari, serta pasepan, serta garapan tematik Wayang Sapuh Leger yang diiringi gender Sekehe Sabda Kencana Sakti.

Juga ada penampilan ogoh-ogoh Sapa Warang Banjar Gemeh yang diiringi Sekehe Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.