Berkonflik dengan Sarwendah, Pihak Ruben Onsu Singgung Tagihan Kebutuhan Anak hingga Uang Sampah
Ayu Miftakhul Husna June 15, 2026 05:36 PM

TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan presenter Ruben Onsu dengan mantan istrinya, Sarwendah soal anak dan nafkah mulai menemui titik terang.

Di tengah memanasnya perseteruan tersebut, pihak Sarwendah mengirim surat udangan untuk dilakukannya pertemuan.

Namun kapan dilakukannya pertemuan itu belum bisa ditentukan.

Hal ini lantaran pihak Sarwendah yang meminta pihak Ruben untuk menentukan waktu dan tempat pertemuan.

Ajakan diskusi ini pun disambut baik oleh pihak Ruben.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkap ada hal penting yang harus dibahas di dalam diskusi tersebut.

Menurutnya, persoalan waktu Ruben untuk bisa dipertemukan oleh kedua putrinya menjadi inti utama.

"Jadi sebenarnya ada hal lebih penting daripada meeting itu, apa yang paling penting? Yaitu kapan anak-anak ini bisa berkumpul dengan Ruben dua tiga hari," ungkap Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (15/6/2026).

Minola meyakini pihak Sarwendah juga bakal membahas masalah nafkah.

Hal ini buntut Ruben yang sudah enam bulan terakhir berhenti memberikan nafkah bulanan Rp225 juta, sebagai bentuk protesnya dipersulit bertemu anak oleh Sarwendah.

"Kalaupun misalnya kita mau join meeting, paling-paling yang mau dibicarakan kan adalah jangan menunda lagi kewajiban Ruben untuk menafkahi anaknya dan uang sekolah anaknya," ujar Minola.

Baca juga: Ruben Onsu Siap Ajukan Gugatan Hak Asuh Anak, Kuasa Hukum: Sudah Tidak Perlu Pertimbangan

Terkait masalah nafkah, Minola lantas menyinggung tagihan dari Sarwendah soal kebutuhan anak.

Masalah ini bakal dibicarakan oleh pihak Ruben di pertemuan nantinya.

Dalam hal ini Ruben tak mempermasalahkan segala tagihan yang menyangkut kebutuhan anak.

Namun Ruben hanya ingin adanya perincian yang jelas terkait tagihan.

"Nanti kita juga tinggal bicara yang real saja dong sebenarnya kebutuhan anak itu berapa," kata Minola.

JADI PRODUSER - Presenter Ruben Onsu rasakan pengalaman baru sebagai produser film. Ruben Onsu ditemui di special screening film Nia di kawasan Senayan Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025).
PRESENTER RUBEN ONSU - Ruben Onsu saat ditemui di special screening film Nia di kawasan Senayan Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025). (Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

Kuasa hukum presenter kelahiran Jakarta ini juga menyinggung Sarwendah yang membebankan tagihan sampah kepada Ruben yang nilainya sampai Rp9 juta per bulan.

Menurut Minola, tagihan sampah tersebut seharusnya tak menjadi tanggung jawab dari Ruben setelah cerai.

Sehingga pihaknya bakal membicarakan persoalan itu dalam pertemuan nantinya.

"Jangan uang sampah juga dijadikan kewajiban Ruben. Nah, ini bolehlah kita artinya itu ada negosiasi. Termasuk tentang dengan kewajiban-kewajiban yang berkaitan dengan masalah harta gana-gini ini yang masih dibebani kewajiban," tutur Minola.

Pandangan Hotman Paris soal Ruben Onsu Hentikan Beri Nafkah 

Di sisi lain, pengacara kondang Hotman Paris memberikan pandangannya soal Ruben yang menghentikan memberikan nafkah anak ke Sarwendah.

Menurut Hotman Paris, dalam segi hukum hal tersebut sah dilakukan Ruben, tapi harus bisa membuktikan bahwa Sawendah benar mempersulit bertemu anak.

"Itu nanti tergantung pembuktian, kalau dia memberhentikan nafkah kalau kau melarang ketemu, nah itu nanti alasannya apa," kata Hotman Paris.

Baca juga: Kekhawatiran Ruben Onsu soal Undangan Diskusi Sarwendah, Singgung Kemunduran: Jangan jadi Penghambat

Karena masalah semakin memanas, Ruben juga berencana rebut hak asuh anak dari Sarwendah.

Hal itu pun dilakukan Ruben karena merasa ada perubahan perilaku dari anak-anaknya, hingga menduga terkena pengaruh buruk dari lingkungan sang mantan istri.

Hotman Paris menyebut Ruben memiliki peluang untuk mendapatkan hak asuh anak jika punya bukti yang cukup.

"Kalau buktinya cukup (peluang besar)," katanya.

Kemudian yang menjadi faktor utama hak asuh bisa dialihkan yakni terbuktinya cara didik anak yang tak sesuai serta perilaku kurang baik dari Sarwendah hingga berdampak ke anak.

"Apakah si ibu mampu memberikan perwalian yang baik, nafkah yang baik, terus apakah kelakuannya baik, itu faktor-faktornya," terang Hotman.

(Tribunnews.com/Ifan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.