TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Seorang nahkoda kapal nelayan asal Cilacap meninggal dunia saat melaut di Perairan Pacitan, Jawa Timur, dan jenazahnya dievakuasi tim SAR gabungan melalui Perairan Karangbolong, Sabtu (13/6/2026).
Korban bernama Sarno (57), warga Tegal Kamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, yang diketahui meninggal dunia saat menjalankan aktivitas pelayaran bersama Kapal Mina Karunia Abadi pada Jumat (12/6/2026).
Kabar meninggalnya korban diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap pada Sabtu dini hari setelah pihak kapal melaporkan adanya nahkoda yang wafat akibat sakit yang dideritanya selama berada di tengah laut.
Tim SAR kemudian bergerak menuju titik pertemuan di Perairan Karangbolong untuk mengevakuasi jenazah yang masih berada di atas kapal sebelum dibawa ke daratan.
Koordinator lapangan Kantor SAR Cilacap, Bima Kalih Kahar, mengatakan proses evakuasi dilakukan segera setelah kapal mencapai lokasi yang telah disepakati bersama tim penyelamat.
"Prioritas kami adalah mempercepat penanganan agar jenazah dapat segera dibawa ke darat dan diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.
Setelah proses pemindahan dari kapal ke perahu Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas selesai dilakukan, jenazah selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.
Baca juga: Tiang PJU Ikonik Bermotif Penyu dan Wijayakusuma Percantik Wajah Kota Cilacap
"Seluruh tahapan berjalan lancar karena koordinasi antarunsur di lapangan berlangsung dengan baik sejak awal menerima informasi," kata Bima.
Sesampainya di pelabuhan, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Cilacap untuk menjalani penanganan lebih lanjut sebelum dipulangkan kepada keluarga.
"Kondisi cuaca yang bersahabat turut membantu kelancaran operasi sehingga proses evakuasi dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat," jelasnya.
Operasi tersebut melibatkan Basarnas Cilacap bersama sejumlah unsur SAR gabungan, termasuk Lanal Cilacap, Polairud, TPKL, SAR Arnavat, keluarga korban, dan warga sekitar yang turut membantu di lokasi.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat karena kerja sama yang solid menjadi kunci keberhasilan operasi kemanusiaan ini," pungkas Bima. (ray)