TRIBUNNEWS.COM - Siswa kelas 11 SMA/MA akan menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS) atau Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) atau Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) pada akhir semester 2.
Pelaksanaan ujian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari selama semester 2.
Mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) termasuk salah satu mata pelajaran yang akan diujikan dalam UAS.
Untuk memperoleh hasil yang optimal, siswa dianjurkan memperbanyak latihan mengerjakan soal PJOK sebagai persiapan menghadapi UAS, PSAJ, maupun ASAS.
Tribunnews.com menyediakan soal latihan PJOK kelas 11 SMA/MA Semester 2 yang disusun berdasarkan materi buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMA/MA/SMK/MAK KELAS XI karya Nazirwan dan Kholili Abdullah dan tim.
1. Dalam proses pembelajaran sepak bola, seorang siswa diamati oleh guru saat melakukan dribbling. Pada awalnya, gerakannya masih kaku, bola sering lepas dari kontrol, dan tidak sesuai dengan situasi permainan. Namun setelah beberapa kali latihan dan observasi berulang, siswa tersebut mulai menunjukkan kontrol bola yang lebih stabil dan mampu menyesuaikan arah gerakan dengan baik. Kondisi ini menunjukkan bahwa perkembangan keterampilan gerak terjadi melalui….
A. Proses observasi, latihan, dan perbaikan berkelanjutan
B. Faktor keberuntungan dalam latihan
C. Ketergantungan pada instruksi teman
D. Pengurangan intensitas latihan
2. Seorang guru PJOK menilai kemampuan siswa dalam melakukan servis bulu tangkis dengan memperhatikan ketepatan, konsistensi, dan kemampuan adaptasi dalam permainan. Penilaian ini termasuk dalam tahap….
A. Pengukuran kebugaran jasmani
B. Observasi penguasaan keterampilan gerak
C. Evaluasi akademik teori olahraga
D. Penentuan bakat alami siswa
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 Halaman 234-235 Practice 5 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi
3. Dalam konsep generic level of skill proficiency, seorang siswa yang sudah mampu melakukan passing bola dengan baik saat latihan tetapi masih sering gagal saat pertandingan menunjukkan bahwa….
A. Keterampilan sudah sempurna dalam semua kondisi
B. Keterampilan belum stabil dalam situasi dinamis
C. Tidak memiliki kemampuan dasar
D. Harus mengganti cabang olahraga
4. Setelah latihan bola basket, siswa diminta menulis jurnal refleksi yang berisi kesalahan, keberhasilan, dan rencana perbaikan. Tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah….
A. Memberi nilai tambahan dari guru
B. Menghafal teori permainan
C. Mengembangkan kesadaran diri terhadap proses latihan
D. Mengurangi waktu latihan fisik
5. Dalam jurnal refleksi, seorang siswa menyadari bahwa ia sering terlambat mengambil keputusan saat menerima bola. Informasi ini paling bermanfaat untuk….
A. Menentukan posisi duduk di kelas
B. Menghindari latihan permainan
C. Menyusun strategi perbaikan keterampilan
D. Mengurangi jumlah pertandingan
6. Seorang siswa menerima umpan balik bahwa teknik lompat tingginya sudah benar, tetapi kurang maksimal dalam tolakan. Langkah terbaik untuk menindaklanjuti umpan balik tersebut adalah….
A. Mengabaikan saran dan tetap latihan seperti biasa
B. Fokus memperbaiki teknik tolakan secara spesifik
C. Menghentikan latihan lompat tinggi
D. Mengganti cabang olahraga lain
7. Dalam menyusun rencana perbaikan keterampilan gerak, seorang siswa menetapkan target memperbaiki teknik start sprint dalam dua minggu dan meningkatkan kecepatan dalam tiga bulan. Hal ini menunjukkan adanya….
A. Rencana tanpa arah
B. Kombinasi rencana jangka pendek dan jangka panjang
C. Latihan tanpa evaluasi
D. Ketergantungan pada pelatih
8. Siklus pengoptimalan keterampilan gerak yang baik biasanya terdiri dari observasi, latihan, evaluasi, umpan balik, dan perbaikan. Hal ini menunjukkan bahwa proses peningkatan keterampilan bersifat….
A. Berulang dan sistematis
B. Acak dan tidak teratur
C. Bergantung pada bakat saja
D. Tidak membutuhkan evaluasi
9. Dalam permainan sepak bola, seorang pemain melihat ruang kosong di sisi kanan lapangan dan lawan bergerak menutup sisi kiri. Keputusan terbaik yang harus diambil pemain tersebut adalah….
A. Menunggu instruksi pelatih
B. Mengabaikan situasi permainan
C. Menyesuaikan strategi secara cepat sesuai kondisi lapangan
D. Menendang bola tanpa arah
10. Kemampuan eksekusi keterampilan gerak dalam permainan sangat dipengaruhi oleh….
A. Warna seragam pemain
B. Kemampuan fisik, teknik, dan pemahaman situasi permainan
C. Jumlah penonton di lapangan
D. Cuaca saja
11. Dalam permainan bola voli, seorang pemain yang mampu menempatkan bola ke area kosong lawan dengan tepat menunjukkan keterampilan taktis berupa….
A. Bertahan pasif
B. Menyerang dengan strategi
C. Menghindari permainan
D. Kesalahan teknik
12. Saat bertahan dalam permainan basket, seorang pemain menjaga lawan dengan ketat dan menutup ruang gerak. Hal ini termasuk dalam keterampilan taktis….
A. Serangan cepat
B. Passing jarak jauh
C. Penguasaan bola
D. Bertahan efektif
13. Dalam situasi permainan yang berubah cepat, pemain yang baik harus mampu….
A. Tetap pada satu strategi tanpa perubahan
B. Menyesuaikan keputusan berdasarkan kondisi real-time
C. Mengabaikan lawan
D. Menghentikan permainan
14. Seorang siswa yang mampu menerapkan teknik yang dipelajari di kelas ke dalam pertandingan sesungguhnya menunjukkan kemampuan….
A. Transfer keterampilan taktis
B. Ketergantungan latihan
C. Hafalan teori olahraga
D. Kelemahan teknik
15. Dalam evaluasi permainan, seorang siswa menyadari bahwa ia sering kehilangan bola saat ditekan lawan. Analisis terbaik dari kondisi ini adalah….
A. Kurangnya kemampuan fisik saja
B. Lemah dalam pengambilan keputusan di bawah tekanan
C. Kesalahan wasit
D. Tidak perlu diperbaiki
16. Seorang pelatih meminta siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca gerakan lawan sebelum melakukan aksi. Tujuan utama dari latihan ini adalah….
A. Meningkatkan antisipasi dalam permainan
B. Mengurangi waktu latihan
C. Menghindari kontak dengan lawan
D. Menghafal aturan permainan
17. Dalam pembelajaran PJOK, siswa yang aktif menerima kritik dan memperbaiki tekniknya biasanya akan mengalami….
A. Penurunan kemampuan
B. Perkembangan keterampilan yang lebih cepat
C. Ketergantungan pada teman
D. Kehilangan motivasi
18. Dalam latihan sepak bola, seorang siswa sering melakukan kesalahan passing karena kurang memperhatikan posisi teman. Hal yang paling tepat untuk diperbaiki adalah….
A. Teknik menendang saja
B. Kemampuan observasi situasi permainan
C. Jumlah latihan fisik
D. Kecepatan lari
19. Seorang pemain yang mampu mempertahankan bola sambil mencari peluang serangan menunjukkan penguasaan….
A. Teknik dasar tanpa tujuan
B. Keterampilan taktis menyerang
C. Gerakan acak
D. Permainan pasif
20. Dalam evaluasi latihan, guru menemukan bahwa siswa memiliki teknik yang benar tetapi tidak konsisten saat pertandingan. Hal ini menunjukkan bahwa….
A. Teknik belum otomatis dalam kondisi permainan
B. Siswa tidak mampu belajar
C. Latihan tidak diperlukan
D. Siswa harus berhenti bermain
21. Dalam permainan bola basket, seorang pemain yang mampu memutus aliran serangan lawan dengan intercept menunjukkan keterampilan….
A. Menyerang
B. Individual
C. Bertahan aktif
D. Pasif
22. Proses refleksi dalam latihan sangat penting karena membantu siswa untuk….
A. Menghindari latihan berikutnya
B. Menyadari kesalahan dan memperbaikinya
C. Mengurangi intensitas belajar
D. Menghapus strategi permainan
23. Dalam situasi pertandingan, keputusan cepat sangat penting karena….
A. Permainan selalu lambat
B. Tidak ada aturan permainan
C. Situasi permainan berubah dengan cepat
D. Wasit selalu memberi arahan
24. Seorang siswa yang mampu menggabungkan teknik dasar dan strategi permainan menunjukkan bahwa ia telah mencapai….
A. Hafalan gerakan
B. Pemahaman konsep gerak yang baik
C. Ketergantungan pelatih
D. Kesalahan teknik
25. Tujuan utama dari analisis hasil evaluasi keterampilan gerak adalah untuk….
A. Menentukan siapa yang menang
B. Mengetahui kelemahan dan menyusun perbaikan latihan
C. Mengurangi jumlah latihan
D. Menghindari kompetisi
26. Dalam pembelajaran lompat jauh, seorang siswa diminta menerapkan konsep gerak berupa awalan, tolakan, melayang, dan pendaratan secara terkoordinasi. Namun pada percobaan awal, siswa tersebut masih kehilangan keseimbangan saat mendarat meskipun awalan sudah cukup baik. Guru kemudian menekankan pentingnya hubungan antarfase gerakan agar hasil lebih efektif. Berdasarkan situasi tersebut, penerapan konsep gerak yang paling tepat adalah….
A. Mengutamakan kekuatan kaki tanpa memperhatikan teknik
B. Memperbaiki satu fase gerakan tanpa menghubungkannya dengan fase lain
C. Mengabaikan teknik pendaratan untuk mempercepat awalan
D. Mengintegrasikan seluruh fase gerak agar saling mendukung
27. Dalam permainan bola basket, seorang pemain mampu melakukan dribbling dengan baik saat latihan teknik dasar, tetapi kesulitan saat harus menembus pertahanan lawan dalam situasi pertandingan sebenarnya. Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas konsep gerak sangat dipengaruhi oleh….
A. Kemampuan memahami situasi permainan yang dinamis
B. Tinggi badan pemain lawan
C. Banyaknya peluit dari wasit
D. Warna lapangan pertandingan
28. Seorang siswa mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan passing sepak bola setelah mengikuti latihan berulang yang disertai koreksi teknik dari guru. Proses tersebut menunjukkan bahwa peningkatan penguasaan gerak sangat dipengaruhi oleh….
A. Keberuntungan saat latihan
B. Banyaknya pertandingan yang ditonton
C. Konsistensi latihan dan umpan balik yang tepat
D. Peralatan olahraga yang mahal
29. Dalam latihan atletik, seorang siswa diminta memperbaiki teknik sprint dengan memperhatikan posisi badan, ayunan tangan, dan langkah kaki. Setelah beberapa minggu, gerakannya menjadi lebih efisien dan cepat. Proses ini menunjukkan bahwa penyempurnaan kemampuan gerak terjadi melalui….
A. Pengulangan tanpa evaluasi
B. Koreksi teknik dan penyesuaian gerakan secara bertahap
C. Mengurangi intensitas latihan
D. Menghindari latihan fisik berat
30. Seorang pelatih meminta siswa mengevaluasi hasil latihan servis bulu tangkis dengan membandingkan performa awal dan akhir latihan. Tujuan utama evaluasi ini adalah untuk….
A. Menentukan siapa yang paling berbakat
B. Menilai perubahan dan perkembangan kemampuan gerak
C. Mengurangi jumlah latihan siswa
D. Mengganti jenis olahraga yang dipelajari
31. Dalam permainan sepak bola, seorang pemain memilih mengoper bola ke teman yang tidak dijaga meskipun dirinya memiliki peluang menembak langsung ke gawang. Tindakan tersebut menunjukkan penerapan konsep….
A. Individualisme dalam permainan
B. Fair play dan kerja sama tim
C. Keegoisan dalam bermain
D. Pelanggaran strategi permainan
32. Seorang siswa menolak melakukan kecurangan dalam pertandingan meskipun hal tersebut dapat menguntungkan timnya. Sikap tersebut mencerminkan….
A. Strategi permainan yang agresif
B. Ketergantungan pada wasit
C. Perilaku etis dalam olahraga
D. Kurangnya kemampuan kompetitif
33. Dalam sebuah pertandingan bola voli, seorang pemain secara tidak sengaja menyentuh net tetapi tetap mengakui kesalahannya meskipun wasit tidak melihat kejadian tersebut. Sikap ini menunjukkan penerapan….
A. Fair play dalam aktivitas olahraga
B. Teknik permainan yang buruk
C. Kelemahan mental dalam bertanding
D. Ketidakmampuan memahami aturan
34. Perbedaan utama antara fair play dan perilaku etis dalam olahraga adalah….
A. Fair play hanya berlaku di latihan, sedangkan etika di pertandingan
B. Fair play berkaitan dengan aturan permainan, sedangkan etika mencakup sikap moral yang lebih luas
C. Keduanya tidak memiliki hubungan
D. Perilaku etis hanya berlaku untuk pelatih
35. Dalam sebuah turnamen sekolah, tim yang kalah tetap memberi selamat kepada tim pemenang dan tidak menunjukkan sikap marah atau menyalahkan wasit. Perilaku ini berdampak jangka panjang pada….
A. Meningkatkan peluang menang di pertandingan berikutnya secara otomatis
B. Mengurangi semangat kompetisi
C. Membentuk karakter sportif dan menghargai orang lain
D. Menghilangkan kebutuhan latihan
36. Seorang siswa sering bermain curang dalam latihan agar terlihat lebih unggul dari teman-temannya. Dalam jangka panjang, perilaku ini dapat berdampak negatif pada….
A. Kemampuan membaca strategi permainan
B. Perkembangan karakter dan kepercayaan diri yang sehat
C. Kecepatan reaksi tubuh
D. Daya tahan fisik
37. Dalam pembelajaran PJOK, guru menekankan pentingnya evaluasi terhadap konsep gerak agar siswa dapat memahami kesalahan teknik. Evaluasi tersebut paling bermanfaat untuk….
A. Menentukan nilai akademik semata
B. Menghilangkan kebutuhan latihan
C. Mengidentifikasi kelemahan dan memperbaiki keterampilan gerak
D. Mengurangi aktivitas fisik siswa
38. Seorang siswa mampu melakukan gerakan senam lantai dengan benar setelah beberapa kali mencoba dan menerima koreksi dari guru. Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan gerak meningkat melalui….
A. Pengamatan tanpa praktik
B. Latihan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan
C. Menghafal teori tanpa praktik
D. Menonton video tanpa latihan
39. Dalam permainan bola basket, pemain yang mampu membaca pergerakan lawan dan menyesuaikan strategi secara cepat menunjukkan kemampuan….
A. Menghafal aturan permainan
B. Mengontrol emosi saja
C. Adaptasi taktik dalam situasi permainan
D. Mengurangi intensitas permainan
40. Seorang siswa melakukan latihan teknik servis tenis meja secara rutin, tetapi tanpa memperhatikan kesalahan yang dilakukan. Akibatnya, perkembangan keterampilannya menjadi lambat. Hal ini menunjukkan pentingnya….
A. Latihan tanpa evaluasi
B. Pengulangan gerakan tanpa tujuan
C. Refleksi dan analisis dalam latihan
D. Mengurangi intensitas latihan
41. Dalam konteks fair play, seorang atlet yang menerima kekalahan dengan lapang dada dan tetap menghormati lawan menunjukkan bahwa….
A. Kemenangan adalah satu-satunya tujuan
B. Etika tidak penting dalam olahraga
C. Nilai sportivitas lebih penting daripada hasil akhir
D. Aturan permainan dapat diabaikan
42. Seorang siswa yang selalu membantu teman memperbaiki teknik gerakan dalam latihan menunjukkan dampak positif dari….
A. Kompetisi tidak sehat
B. Kurangnya fokus individu
C. Ketergantungan pada pelatih
D. Perilaku etis dalam aktivitas olahraga
43. Dalam pertandingan, seorang pemain tidak melakukan protes berlebihan kepada wasit meskipun merasa keputusan yang diambil kurang tepat. Sikap ini termasuk….
A. Pelanggaran disiplin
B. Fair play dan kontrol emosi
C. Ketidakpedulian terhadap hasil pertandingan
D. Ketidaktahuan aturan
44. Dampak jangka panjang dari penerapan fair play dalam kehidupan sehari-hari adalah….
A. Meningkatkan sikap tidak peduli terhadap aturan
B. Membentuk karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab
C. Mengurangi kemampuan bekerja sama
D. Menurunkan motivasi berkompetisi
45. Dalam evaluasi pembelajaran PJOK, guru menemukan bahwa siswa yang aktif berdiskusi dan menerima umpan balik cenderung lebih cepat menguasai keterampilan gerak. Hal ini menunjukkan pentingnya….
A. Keterbukaan terhadap evaluasi dan umpan balik
B. Menghindari latihan kelompok
C. Menolak kritik
D. Mengurangi interaksi sosial
46. Seorang pemain sepak bola yang terus memperbaiki teknik menendang berdasarkan hasil pertandingan menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan gerak bersifat….
A. Statis dan tidak berubah
B. Berhenti setelah latihan pertama
C. Dinamis dan berkelanjutan
D. Tidak memerlukan evaluasi
47. Dalam permainan, seorang siswa lebih memilih bermain sesuai aturan meskipun teman lain mengajak melakukan kecurangan. Hal ini menunjukkan….
A. Ketidakmampuan bekerja sama
B. Kepatuhan terhadap prinsip etika olahraga
C. Ketergantungan pada kelompok
D. Kurangnya keberanian
48. Seorang siswa yang mampu menggabungkan teknik dasar dengan strategi permainan secara tepat menunjukkan bahwa ia telah memahami….
A. Konsep gerak secara terpisah
B. Keterampilan tanpa tujuan
C. Penerapan konsep gerak secara efektif dalam situasi nyata
D. Permainan tanpa aturan
49. Dalam sebuah latihan, pelatih meminta siswa mengevaluasi kesalahan teknik dan menyusun rencana perbaikan. Tujuan utama dari proses ini adalah….
A. Menentukan pemenang latihan
B. Meningkatkan efektivitas pembelajaran keterampilan gerak
C. Mengurangi waktu latihan
D. Menghapus kesalahan tanpa proses latihan
50. Seorang siswa yang konsisten menerapkan fair play dalam setiap pertandingan tidak hanya dihargai oleh teman, tetapi juga oleh lawan. Hal ini menunjukkan bahwa fair play memiliki dampak….
A. Hanya bersifat sementara dalam pertandingan
B. Tidak berpengaruh pada kehidupan sosial
C. Jangka panjang terhadap pembentukan karakter dan hubungan sosial
D. Hanya penting dalam kompetisi resmi
51. Seorang siswa sedang melakukan latihan jogging untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Ia menggunakan aplikasi fitness untuk memantau detak jantungnya dan menemukan bahwa intensitas latihannya masih berada di bawah zona optimal. Guru kemudian menyarankan agar siswa menyesuaikan kecepatan lari agar masuk ke zona latihan yang tepat. Hal ini menunjukkan pentingnya….
A. Mengurangi waktu latihan
B. Menentukan dan mengontrol intensitas latihan sesuai zona kebugaran
C. Menghindari penggunaan teknologi
D. Berlatih tanpa pengukuran
52. Dalam program latihan kebugaran, seorang siswa diminta menerapkan prinsip FITT (Frequency, Intensity, Time, Type). Namun ia hanya fokus pada durasi latihan tanpa memperhatikan intensitas dan jenis latihan. Kesalahan utama dari program tersebut adalah….
A. Tidak adanya variasi olahraga
B. Ketidakseimbangan dalam penerapan prinsip FITT
C. Terlalu banyak latihan
D. Tidak menggunakan alat olahraga
53. Seorang siswa melakukan latihan kekuatan dengan beban ringan tetapi repetisi sangat banyak setiap hari. Setelah beberapa minggu, peningkatan kebugarannya tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa….
A. Latihan selalu berhasil tanpa evaluasi
B. Semua jenis latihan sama efektifnya
C. Latihan tidak diperlukan
D. Intensitas latihan tidak sesuai dengan tujuan kebugaran
54. Dalam evaluasi jenis latihan kebugaran, seorang guru membandingkan latihan kardio, kekuatan, fleksibilitas, dan keseimbangan. Tujuan utama evaluasi tersebut adalah….
A. Menentukan olahraga yang paling mahal
B. Menilai efektivitas latihan terhadap komponen kebugaran jasmani
C. Menghapus salah satu jenis latihan
D. Mengurangi aktivitas siswa
55. Seorang siswa yang rutin melakukan latihan kebugaran di luar ruangan seperti berlari di taman dan bersepeda menunjukkan bahwa ia sedang meningkatkan….
A. Partisipasi latihan kebugaran secara aktif di lingkungan luar ruangan
B. Aktivitas sosial semata
C. Ketergantungan pada gym
D. Kebiasaan pasif
56. Dalam komunitas olahraga sekolah, siswa diajak mengikuti senam bersama setiap akhir pekan. Manfaat utama dari kegiatan ini adalah….
A. Mengurangi interaksi sosial
B. Meningkatkan motivasi dan konsistensi latihan kebugaran
C. Mengurangi waktu belajar
D. Menghilangkan kebutuhan latihan mandiri
57. Seorang siswa menggunakan smartwatch untuk memantau jumlah langkah harian, kalori yang terbakar, dan detak jantung. Pemanfaatan teknologi tersebut bertujuan untuk….
A. Menggantikan aktivitas fisik
B. Menghindari aktivitas olahraga
C. Mengurangi latihan fisik
D. Meningkatkan kesadaran dan pengendalian kebugaran jasmani
58. Dalam mengevaluasi program latihan kebugaran, seorang siswa menyadari bahwa ia hanya berlatih saat ada tugas sekolah. Hal ini menunjukkan kurangnya….
A. Kemampuan akademik
B. Konsistensi dalam partisipasi latihan kebugaran
C. Minat belajar
D. Peralatan olahraga
59. Seorang siswa yang berlatih dengan prinsip FITT yang tepat akan mampu mencapai hasil kebugaran yang optimal karena….
A. Latihan dilakukan secara acak
B. Latihan hanya dilakukan sekali
C. Program latihan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh
D. Tidak perlu evaluasi
60. Dalam kegiatan lari pagi bersama komunitas, seorang siswa merasa lebih termotivasi dibandingkan saat berlatih sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa….
A. Latihan individu lebih efektif
B. Aktivitas kelompok dapat meningkatkan motivasi latihan
C. Komunitas tidak penting
D. Latihan tidak mempengaruhi motivasi
61. Seorang siswa menggunakan aplikasi kebugaran untuk membandingkan hasil latihannya setiap minggu. Manfaat utama dari penggunaan teknologi ini adalah….
A. Menggantikan pelatih
B. Mengurangi aktivitas fisik
C. Membantu evaluasi perkembangan kebugaran secara objektif
D. Menentukan nilai ujian
62. Dalam advokasi gaya hidup sehat, seorang siswa membuat konten di media sosial tentang manfaat olahraga teratur. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah….
A. Mendapatkan popularitas
B. Mengajak orang lain menerapkan gaya hidup aktif dan sehat
C. Menghindari olahraga
D. Mengurangi interaksi sosial
63. Seorang siswa yang jarang bergerak karena terlalu lama menggunakan gadget berisiko mengalami….
A. Penurunan kebugaran jasmani
B. Peningkatan kebugaran otomatis
C. Peningkatan kekuatan otot
D. Peningkatan refleks tubuh
64. Dalam komunikasi tentang gaya hidup sehat, kemampuan menyampaikan pesan secara jelas dan meyakinkan sangat penting agar….
A. Orang lain mengabaikan pesan
B. Pesan tidak dipahami
C. Orang lain terdorong untuk hidup lebih sehat
D. Tidak ada perubahan perilaku
65. Seorang siswa menggunakan media sosial untuk membagikan jadwal latihan dan hasil jogging harian. Hal ini termasuk dalam….
A. Penyalahgunaan media sosial
B. Advokasi gaya hidup aktif melalui media digital
C. Aktivitas tidak bermanfaat
D. Pengurangan aktivitas fisik
66. Dalam memilih jenis latihan kebugaran, siswa harus mempertimbangkan tujuan latihan agar….
A. Latihan menjadi lebih acak
B. Hasil latihan sesuai dengan kebutuhan kebugaran tubuh
C. Latihan lebih singkat tanpa hasil
D. Tidak perlu evaluasi
67. Seorang siswa yang melakukan latihan kekuatan, kardio, dan fleksibilitas secara seimbang menunjukkan bahwa ia memahami….
A. Pentingnya variasi dalam kebugaran jasmani
B. Latihan hanya satu jenis sudah cukup
C. Latihan tidak perlu perencanaan
D. Olahraga tidak berpengaruh
68. Dalam penggunaan teknologi kebugaran, risiko yang perlu diwaspadai adalah….
A. Peningkatan motivasi
B. Ketergantungan tanpa memahami kondisi tubuh sendiri
C. Peningkatan aktivitas fisik
D. Perbaikan teknik olahraga
69. Seorang siswa yang rutin berjalan kaki ke sekolah setiap hari menunjukkan penerapan gaya hidup….
A. Pasif
B. Aktif dan sehat
C. Tidak teratur
D. Tidak bermanfaat
70. Dalam program FITT, peningkatan intensitas latihan secara bertahap bertujuan untuk….
A. Mengurangi efektivitas latihan
B. Mencegah cedera dan meningkatkan adaptasi tubuh
C. Menghentikan latihan
D. Mengurangi kebugaran
71. Seorang siswa yang mengajak teman-temannya untuk berolahraga bersama di taman menunjukkan kemampuan….
A. Komunikasi dan advokasi gaya hidup sehat
B. Menghindari aktivitas fisik
C. Menolak olahraga kelompok
D. Mengurangi interaksi sosial
72. Dalam evaluasi kebugaran, seorang siswa menemukan bahwa detak jantungnya terlalu tinggi saat latihan ringan. Hal ini menunjukkan bahwa ia perlu….
A. Menghentikan semua aktivitas
B. Menyesuaikan intensitas latihan sesuai kondisi tubuh
C. Mengabaikan kondisi tubuh
D. Menambah beban latihan
73. Seorang siswa yang aktif menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi tentang manfaat olahraga berperan sebagai….
A. Penyebar informasi negatif
B. Agen advokasi gaya hidup sehat
C. Penghambat olahraga
D. Pengguna pasif media sosial
74. Dalam kebugaran jasmani, konsistensi latihan lebih penting daripada latihan yang dilakukan secara….
A. Teratur
B. Rutin
C. Tidak terjadwal
D. Terukur
75. Tujuan utama mengembangkan gaya hidup aktif dan sehat melalui pendidikan PJOK adalah untuk….
A. Meningkatkan nilai akademik semata
B. Membentuk kebiasaan hidup sehat jangka panjang
C. Mengurangi aktivitas fisik siswa
D. Menghindari olahraga di luar sekolah
*) Disclaimer: Soal-soal yang disajikan di atas hanya berfungsi sebagai sarana latihan dan tidak merupakan soal resmi yang akan muncul dalam ujian. Materi ini dibuat untuk membantu orang tua atau wali dalam mendampingi anak belajar di rumah.