Namun, sebelumnya sangat disarankan agar siswa mencari jawaban tersebut terlebih dahulu dan menjadikan kunci jawaban sebagai referensi atau rujukan jawaban.
Kunci Jawaban PAI Kelas 8 disajikan Tribunsumsel.com berikut untuk soal pada Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII ditulis Tatik Pudjiani, Bagus Mustakim diterbitkan Penerbit Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (KemendikbudRistek) Tahun 2021.
Pada halaman 243 sampai 247 memuat soal Rajin Berlatih Bab 9 Menjadi Pribadi yang Dapat Dipercaya serta Terhindar dari Riba dalam Jual Beli.
Selengkapnya, Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 243 247 Penilaian Pengetahuan Bab 9 diolah dari buku panduan guru dan channel YouTube Media Pembelajaran diakses Senin, 15 Juni 2026.
I. Berilah Tanda Silang (X) pada huruf A, B, C, atau D pada jawaban yang paling tepat.
A. 1-A, 2-C, 3-B, 4-D
B. 1-B, 2-C, 3-D, 4-A
C. 1-C, 2-B, 3-D, 4A
D. 1-D, 2-C, 3-B, 4-A 2.
Kunci Jawaban: A
2. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Ada penjual dan pembeli
(2) Ada obyek yang dijual belikan
(3) Ada akad ijab kabul
(4) Ada waktu untuk memilih meneruskan atau membatalkan
Rukun jual beli ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (1), (3), dan (4)
D. (2), (3), dan (4)
Kunci Jawaban : A
3. Perhatikan ilustrasi berikut!
Pak Ade dan Pak Aan sedang bertransaksi jual beli.
Pak Ade menjual ponselnya kepada Pak Aan. Pak Aan tidak langsung melakukan akad jual beli dengan Pak Ade. Pak Aan minta waktu satu hari untuk berpikir. Besok Pak Aan akan mengabari tentang jadi tidaknya ia membeli ponsel Pak Ade. Istilah yang tepat tentang gambaran ilustrasi tersebut adalah khiyar ....
A. jual Beli
B. Majelis
C. Syarat
D. Aibi
Kunci Jawaban: C
4. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Islam
(2) Berakal sehat
(3) Baligh
(4) Kemauan sendiri
Syarat sah jual beli ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (1), (3), dan (4)
D. (2), (3), dan (4)
Kunci Jawaban: D
5. Perhatikan ilustrasi-ilustrasi berikut!
(1) Wawan membeli bakso di kantin Bu Nina. Sewaktu membayar Bu Nina tidak memiliki kembalian. Bu Nina meminta wawan membawa dulu uangnya dan dibayarkan besok.
(2) Yuni dibelikan ponsel baru oleh bapaknya untuk keperluan pembelajaran jarak jauh. Bapak Yuni membelinya dengan 10 kali angsuran dalam waktu sepuluh bulan. Setiap bulan Bapak Yuni membayar 400 ribu.
(3) Bu Agus membeli beras ke warung Bu Ali. Namun karena tidak mempunyai uang Bu Agus meminta izin pada Bu Ali agar dapat menunda pembayaran sampai minggu depan.
(4) Pak Adi ingin membeli sepeda baru untuk acara gowes bersama di kantor. Karena uang tidak cukup, Pak Adi meminjam kepada Pak Ari.
Ilustrasi yang mengandung makna hutang piutang qarḍ ditunjukkan oleh ....
A. Wawan
B. Yuni
C. Bu Agus
D. Pak Adi
Kunci Jawaban: D
6. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Menuliskan hutang piutang
(2) Menghadirkan saksi
(3) Memberikan jaminan
(4) Membuat perjanjian di atas materai
Pernyataan yang merupakan anjuran dalam Q.S. al-Baqarah/2:282 terdapat pada nomor ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (1), (3), dan (4)
D. (2), (3), dan (4)
Kunci Jawaban: A
7. Perhatikan ilustrasi berikut!
Budi membeli sepeda di toko. Budi menanyakan apakah pembayarannya boleh diangsur. Penjual sepeda menjelaskan kalau diangsur harga berbeda. Jika dibayar kontan harga 1 juta rupiah, tapi jika diangsur lima kali, harga menjadi Rp. 1.500.000. Budi dapat mengangsurnya lima kali. Setiap angsuran membayar Rp. 300.000,-. Budi pun menyepakati harga yang ditawarkan penjual.
Pandangan yang tepat terhadap ilustrasi tersebut adalah
A. transaksi tersebut mengandung riba karena kelebihan 500.000 dari harga tunai.
B. transaksi tersebut termasuk jual beli kredit yang dibolehkan dalam fikih muamalah
C. ada ketidakadilan dalam transaksi karena penjual mengambil keuntungan terlalu banyak.
D. ulama masih berbeda pendapat tentang kehalalan/keharaman transaksi kredit seperti ilustrasi
Kunci Jawaban: B
8. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) jual beli kredit hukumnya boleh dan halal
(2) Sebagian ulama di Indonesia menghalalkan riba
(3) Majelis Ulama Indonesia memandang bunga bank sebagai riba
(4) ulama masih berbeda pendapat tentang kredit menggunakan leasing
(5) ulama belum bersepakat tentang kehalalan/keharaman bunga bank
Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1), (2), (3), dan (4)
B. (1), (2), (3), dan (5)
C. (1), (2), (4), dan (5)
D. (1), (3), (4), dan (5)
Kunci Jawaban: D
9. Perhatikan narasi berikut!
Kehalalan/keharaman bunga bank merupakah permasalahan khilafiyah. Ada sebagian ulama yang menyamakan bunga bank dengan riba. Ada yang menganggapnya buka riba. Ada juga yang memasukkannya ke wilayah syubhat.
Pandangan yang tepat tentang persoalan ini adalah ....
A. yakin tentang keharaman bunga bank karena diharamkan dalam alQur’an.
B. bersikap toleran terhadap perbedaan sikap di masyarakat tentang hukum bunga bank.
C. MUI mengharamkan bunga bank, maka umat Islam wajib mengikuti fatwa MUI.
D. mempertanyakan ulama yang menghalalkan bunga bank padahal bunga bank termasuk riba.
Kunci Jawaban: B
10. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Transaksi yang adil
(2) Kepercayaan pelanggan
(3) Keuntungan sebanyak-banyaknya
(4) Kepercayaan penyedia modal usaha
Hikmah yang didapatkan dari penerapan fikih muamalah dalam transaksi jual beli dan hutang piutang terdapat pada nomor ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (1), (3), dan (4)
D. (2), (3), dan (4)
Kunci Jawaban: B
II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar!
1. Perhatikan narasi berikut!
Di dalam bahasa Indonesia, kata hutang piutang digunakan secara luas. Sedangkan di dalam bahasa Arab ada hutang piutang dayn dan qarḍ . Apakah perbedaan dua istilah tersebut?
Kunci Jawaban:
Perbedaan dyan dan qard
Dayn
Makna:
Lebih umum, tidak semua dayn adalah qard
Pengertian:
Mencakup segala jenis hutang yang terjadi karena sebab apapun, seperti jual beli, sewa menyewa, ataupun pinjam meminjam
Contoh:
Membeli makan di kantin tapi uangnya tidak cukup, kekurangan pembayaran disebut dengan hutang dayn
Qard
Makna:
Lebih khusus, qard adalah salah satu jenis dayn
Pengertian:
Hutang yang memang terjadi karena akad pinjaman atau hutang-piutang
Contoh:
Meminjam uang ke teman untuk membeli makan di kantin. Pinjam meminjam ini disebut hutang qard
2. Perhatikan narasi berikut!
Manusia membutuhkan interaksi antara satu dengan yang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dari interaksi ini terjadilah transaksi tukar menukar, sewa menyewa, pinjam meminjam, jual beli, dan lain sebagainya. Islam kemudian mengatur berbagai transaksi itu dalam fikih muamalah. Mengapa transaksi-transaksi itu perlu diatur dalam fikih muamalah?
Kunci Jawaban:
Manusia memiliki potensi bertakwa sekaligus berpotensi memiliki sifat tamak dan rakus. Oleh karena itu Islam perlu mengatur interaksi itu agar menghasilkan kemaslahatan bersama dan terhindar dari kemaksiatan terhadap sesama.
3. Perhatikan narasi berikut!
Akad dalam transaksi jual beli dan hutang piutang memiliki fungsi untuk memperjelas kesepakatan antara dua belah pihak yang saling bertransaksi.
Jelahkan hikmah adanya akad dalam transaksi tersebut!
Kunci Jawaban:
Akan terdapat transaksi yang adil, memperoleh kepercayaan dari pelanggan dan mendapatkan kepercayaan dari penyedia modal usaha.
4. Perhatikan ilustrasi berikut!
Yadi membeli seragam sekolah dari sebuah toko. Sesampainya di rumah ternyata Yadi menemukan ada jahitan yang tidak sempurna di bagian ketiak baju, sehingga tampak berlubang.
Bagaimanakah fikih muamalah menyelesaikan persoalan ini?
Kunci Jawaban:
Islam menyelesaikan dengan cara khiyar 'aibi yaitu kebolehan pembeli mengembalikan barang yang dibeli atau meminta pengurangan harga karena adanya cacat pada barang yang terjadi sebelum akud dan baru diketahui setelah akud jual beli.
5. Perhatikan ilustrasi berikut!
Suatu ketika Siti mendapatkan kiriman video di media sosial tentang seorang ulama yang mengharamkan bunga bank. Menurut ulama itu bunga bank termasuk riba yang diharamkan. Di video itu juga dijelaskan tentang berbagai bahaya riba yang mengerikan. Siti menjadi takut akibat
penjelasan di dalam video itu. Padahal selama ini Siti memiliki pinjaman di bank untuk modal usaha membuka warung makan yang selama ini menjadi mata pencahariannya. Siti pun menjadi bingung untuk menentukan sikap.
Bagaimana pendapat kalian tentang persoalan ini. Saran seperti apakah yang bisa kalian sampaikan kepada Siti?
Kunci Jawaban:
Terdapat perbedaan pendapat di kalangan tentang keharaman dan kehalalan bunga bank yang harus dihargai.
Saran untuk Siti pilihlah berdasarkan kemantapan hati. Jika ia mantap meminjam bank sebagai modal usaha dan mantap bahwa hal tersebut tidak haram seperti pendapat sebagian ulama, maka harus dimantapkan, namun sebaliknya jika Siti mantap mengikuti pendapat ulama yang mengharamkan. Maka carilah jalan keluar untuk membebaskan diri dari pinjam bank.
====
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 305 308 Kurikulum Merdeka, Bab 10
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 243 Kurikulum Merdeka Essay Bab 9
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com