TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Bupati Batang, M Faiz Kurniawan memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang berjalan secara transparan, akuntabel, serta bebas dari intervensi pihak manapun.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Faiz saat menanggapi pelaksanaan pendaftaran peserta didik baru yang saat ini sedang berlangsung, termasuk penerapan sistem pendaftaran secara daring (online).
Menurutnya, seluruh proses rekrutmen siswa baru harus dilaksanakan sesuai aturan yang telah ditetapkan tanpa adanya praktik titipan maupun campur tangan pihak tertentu.
Baca juga: KONI Batang Libatkan Psikolog dan Sport Science Demi Dongkrak Mental Juara Atlet
• Pemkab Batang Pastikan Proyek TPST Dibangun Tahun Ini, Layani 9 Kecamatan
"Kami minta kepada semua jajaran bahwa proses rekrutmen dilaksanakan transparan, dengan sebaik-baiknya, tidak ada intervensi, tidak ada titipan apapun," kata Bupati Batang melalui Tribunjateng.com, Senin (15/6/2026).
Dia menjelaskan, mekanisme yang telah disiapkan pemerintah bertujuan agar proses penerimaan siswa baru berlangsung secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan demikian, orangtua cukup mengikuti tahapan yang telah ditentukan dalam sistem pendaftaran.
"Proses-proses yang kami siapkan ini tentu saja untuk mengakomodir agar prosesnya itu berjalan akuntabel, transparan, dan tidak terjadi intervensi dari siapa pun," jelasnya.
Meski demikian, Faiz mengakui kemungkinan masih terdapat kendala yang dihadapi masyarakat selama proses pendaftaran berlangsung.
Karena itu, dia meminta jajaran terkait untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para orangtua yang mengalami kesulitan.
"Jika ada masalah-masalah di lapangan, saya tetap minta kepada jajaran untuk membantu dan men-support semua orangtua yang menghadapi masalah ketika proses pendaftaran anak-anaknya," ujarnya.
Faiz menegaskan bahwa pemerintah akan menyediakan layanan bantuan khusus atau help desk untuk mendampingi masyarakat.
Layanan pendampingan tersebut disiapkan oleh dinas terkait guna membantu orangtua atau wali murid yang mengalami kendala teknis maupun kesulitan dalam mengakses sistem pendaftaran daring selama pelaksanaan SPMB berlangsung.
"Saya minta untuk ada desk untuk membantu. Nanti itu disiapkan oleh dinas," tegasnya. (*)