Demo di DPR, Aliansi Cipayung Gelar Spanduk 'Prabowo-Gibran Gatal-Gagal Total'
Dwi Rizki June 15, 2026 05:34 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aliansi Cipayung Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026) siang. 

Aliansi itu merupakan gabungan sejumlah organisasi kemahasiswaan, yakni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), dan Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA PERSIS).

Berdasarkan pantauan Warta Kota di lokasi, mereka tiba sekira pukul 14.00 WIB dengan massa kurang lebih 20 orang dan satu mobil komando.

Dua spanduk dibentangkan bertuliskan "Prabowo-Gibran Gatal, Gagal Total" dan "Cipayung Menggugat !!! Menuntut DPR RI Bersikap".

Ada pula kertas yang dibawa massa bertuliskan sejumlah tuntutan aksi dan wajah Prabowo dengan tulisan di sampingnya 'MBG, Mafia Berkedok Gizi' dan 'BBM, Bandit-Bandit Maling' dengan menampilkan wajah Bahlil Lahadalia.

Baca juga: Jalan Merdeka Selatan Ditutup Total, Mahasiswa UBK Bentrok dengan Polisi di Tugu Tani

Aksi baru berjalan lima menit, massa kemudian mengeluarkan ban untuk dibakar, tetapi kepolisian meminta untuk tak dibakar.

Salah satu anggota polisi berpakaian preman yang mengenakan pakaian hitam sempat berbincang dengan perwakilan massa.

Tak berselang lama, anggota itu lantas membuang ban yang hendak dibakar massa ke arah rumput-rumput.

Massa lalu tak terima hingga terjadi adu mulut dengan pihak kepolisian.

Salah satu massa sempat mengambil kembali ban yang dibuang tersebut.

Adu mulut itu hanya berlangsung sebentar dan tidak sampai ricuh

Aksi unjuk rasa kembali dilakukan. Setelah itu, hujan deras mengguyur, tetapi massa tetap bertahan di lokasi.

Mereka terus melakukan aksi unjuk rasa dan seorang orator terus menyampaikan orasinya dari mobil komando.

Dalam aksi itu, sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintah disampaikan.

Massa mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Selain itu, mereka menuntut pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), serta evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Massa juga meminta pemerintah menghentikan sementara pelaksanaan Program MBG hingga evaluasi dan perbaikan sistem dilakukan guna menjamin transparansi, ketepatan sasaran, efektivitas, dan akuntabilitas program.

Berikut Tuntutan Aksi:

1. Mendesak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri dari jabatan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk pertanggungjawaban atas berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

2. Menuntut pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia guna menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh akses pendidikan tanpa hambatan ekonomi

3. Menuntut pemerintah segera menurunkan harga BBM untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat dan mencegah kenaikan harga kebutuhan pokok 

4. Mendesak dilakukannya evaluasi total terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya berjalan transparan, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat 

5. Menuntut penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis sampai dilakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem pelaksanaan guna menjamin efektivitas serta akuntabilitas program

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.