Mengabdi 16 Tahun di Kelapa Kampit, Guru Geografi Ini Beranikan Diri Minta Mutasi ke Gubernur
Ardhina Trisila Sakti June 15, 2026 05:37 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bagi Sukma Agung (39), hari Senin ini mungkin akan menjadi hari yang paling tidak terlupakan dalam perjalanan karirnya.

Mengenakan seragam ASN, guru geografi di SMAN 1 Kelapa Kampit ini mengacungkan tangan di tengah forum yang dihadiri Gubernur Hidayat Arsani, Senin (15/6/2026). 

Sukma saat itu sedang menyuarakan harapan terpendamnya yang sudah mengendap selama belasan tahun.

Ia meminta kepastian pengajuannya untuk bisa mutasi tugas ke daerah domisili asalnya di Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Langkah berani diambil Sukma bukan tanpa pertimbangan.

Dirinya merasa menyampaikan aspirasi secara langsung di depan pimpinan daerah merupakan hal yang benar dilakukan dan sama sekali tidak melanggar apapun. 

Sukma menjelaskan alasan dirinya mengajukan kepindahan ini agar bisa dekat dengan keluarga dan menetap di tanah kelahirannya.

"Harapan saya, saya bisa mutasi ke tempat domisili saya di Tanjungpandan. Apalagi selama ini sering bolak-balik karena anak dan istri saya juga di sana kan," ujar Sukma.

Selain itu, Sukma mengatakan bahwa saat ini di SMAN 1 Kelapa Kampit sudah terlalu banyak guru mata pelajaran serupa dirinya.

Ia menyebut sekolah sekarang memiliki tiga guru geografi, sedangkan menurut keterangannya keberadaan guru sudah cukup di satu sekolah. 

"Karena kita di sini juga memang kelebihan guru geografi, sekarang saja total saja ada tiga ditambah saya," ucapnya. 

Sukma juga menceritakan bahwa masa pengabdiannya di Kecamatan Kelapa Kampit sebenarnya sudah lebih dari cukup sebagai syarat administrasi mutasi PNS.

"Karena saya masa kerjanya sudah 16 tahun dan sudah memenuhi syarat untuk bisa mutasi," ungkapnya. 

Bak gayung bersambut, keberanian Sukma membuahkan hasil manis.

Gubernur Hidayat langsung merespons permohonan tersebut dengan catatan. Sukma menyebut Gubernur akan meninjau terlebih dahulu kesiapan sekolah yang akan ditinggalkannya.

"Kalau dari Pak Gubernur tadi menjanjikan mau dilihat dulu, kira-kira ada penggantinya atau tidak," katanya. 

Meski begitu, Sukma lega karena Gubernur memberikan jaminan bahwa proses surat kepindahannya akan dipercepat jika formasi guru di sekolah asal tidak terganggu.

"Kalau misalkan tidak mengganggu operasional sekolah, kata beliau bisa disegerakan prosesnya," pungkasnya.

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.